Inflasi Melambung Bikin Pasar Limbung, Ini Rekomendasi Produk Investasi Berkinerja Stabil

Jum'at, 15 Juli 2022 - 22:32 WIB
Kebijakan yang sangat agresif ini kontan disambut reaksi pasar yang mengoreksi outlook pertumbuhan ekonomi dunia, dan kemudian menyeret pasar saham terkemuka dunia terkoreksi dalam, serta memicu kekhawatiran datangnya resesi ekonomi global di masa depan. Akibatnya, pasar keuangan pun mengalami peningkatan ketidakpastian.

Indonesia pun tidak luput dari dampak ketidakpastian pasar keuangan global tersebut. Pasar saham dan obligasi mengalami gejolak belakangan ini, menyertai peningkatan inflasi yang telah menyentuh angka 4,35% yoy pada Juni 20222 – tertinggi sejak akhir 2017 -- dan pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat melebihi Rp15.000 per dolar AS di pasar spot.

Namun, menurut Direktur Utama PT Insight Investments Management atau Insight Ekiawan Heri Primaryanto, para investor tidak perlu cemas berlebihan dan tetap melanjutkan investasinya.

“Pada kondisi pasar keuangan yang volatile saat ini, investor perlu melakukan diversifikasi dengan memilih produk investasi yang memiliki performa dan historical return stabil,” ujar Ekiawan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/7/2022).

Baca juga: Potensi Harta Karun Logam Tanah Jarang di Indonesia Dilirik Investor Asal AS

Dalam hal ini, Insight merekomendasikan Reksa Dana Insight Hajj Syariah Fund sebagai salah satu pilihan yang baik demi menjaga momentum pertumbuhan investasi.

Reksa Dana I-Hajj Syariah Fund bertujuan memberikan pengembalian investasi yang relatif stabil dan meningkat dalam jangka panjang melalui investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!