BNI Relaksasi Kredit UMKM Senilai Rp26,4 Triliun
Sabtu, 27 Juni 2020 - 10:56 WIB
Dia mengaku sejak awal merebaknya Covid-19, dirinya merasa khawatir dengan kelangsungan usahanya yang mengalami kelesuan. Namun, justru ternyata usaha yang digelutinya semakin berkembang.
Menurutnya, pelaku usaha harus berinovasi mengikuti anjuran pemerintah dengan bertransaksi secara cashless. "Ini sangat realistis untuk dilakukan. Bahkan dapat mendongkrak penjualan," ujar Inge menjelaskan.
Lebih lanjut Inge mengatakan, pelaku usaha dapat menerapkan protokol kesehatan juga karena dukungan teknologi perbankan. Ini merupakan kombinasi yang baik untuk menjaga omzet penjualan, terlebih dengan kekhawatiran masyarakat dalam berbelanja dan bertransaksi seperti saat ini. Jadi wajar jika banyak sektor ekonomi yang terdampak.
"Di saat pandemi, BNI mendampingi pelaku UMKM seperti saya hingga sekarang masuk fase New Normal. Semoga pelaku usaha seperti saya terus didukung perbankan," ujarnya.
Menurutnya, pelaku usaha harus berinovasi mengikuti anjuran pemerintah dengan bertransaksi secara cashless. "Ini sangat realistis untuk dilakukan. Bahkan dapat mendongkrak penjualan," ujar Inge menjelaskan.
Lebih lanjut Inge mengatakan, pelaku usaha dapat menerapkan protokol kesehatan juga karena dukungan teknologi perbankan. Ini merupakan kombinasi yang baik untuk menjaga omzet penjualan, terlebih dengan kekhawatiran masyarakat dalam berbelanja dan bertransaksi seperti saat ini. Jadi wajar jika banyak sektor ekonomi yang terdampak.
"Di saat pandemi, BNI mendampingi pelaku UMKM seperti saya hingga sekarang masuk fase New Normal. Semoga pelaku usaha seperti saya terus didukung perbankan," ujarnya.
(uka)
Lihat Juga :