Pengusaha Minta Persoalan Minyak Goreng Tidak Dicampur Aduk dengan Kepentingan Politik

Senin, 01 Agustus 2022 - 20:08 WIB
Pedagang menimbang minyak goreng curah yang dikemas di dalam kantong plastik di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (31/5/2022). FOTO/Antara
JAKARTA - Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) mengeluhkan masalah minyak goreng yang tak kunjung usai. Sebab itu, mereka meminta agar urusan tersebut diserahkan ke Perum Bulog dan RNI.

"Agar pasokan dan harga minyak goreng bisa tetap terjaga dengan baik sampai ke hilir, maka serahkan semuanya ke Bulog dan RNI," ujar Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga dalam diskusi virtual, Senin (1/8/2022).



Baca Juga: Survei Membuktikan! Kebijakan HET Minyak Goreng Dinilai Salah Kaprah

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta agar persoalan minyak goreng tidak dicampur aduk dengan kepentingan politik. Pasalnya minyak goreng merupakan komoditi strategis. "Saya lihat ada persoalan politik di belakang ini. Nah, kalau sudah dicampur aduk bisnis dengan politik bakal susah," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!