Saat Sekjen PBB Serukan Pajak Tambahan, Perusahaan Migas Bagi-bagi Bonus

Minggu, 07 Agustus 2022 - 13:30 WIB
Para analis memprediksi tagihan energi rumah tangga biasa akan mencapai lebih dari £3.600 (Rp64 juta/kurs Rp18.000) setahun di musim dingin ini. Padahal pada Oktober 2021, tagihan rata-rata adalah £ 1.400 (Rp25 juta).

Shell melaporkan laba kuartal kedua sebesar £9 miliar (Rp162 triliun) minggu lalu setelah menuai keuntungan dari harga gas dan minyak yang lebih tinggi. Pesaingnya British Petroleum (BP) juga telah melaporkan laba kuartalan terbesarnya selama 14 tahun, dengan laba dasar sebesar £6,9 miliar atau Rp124,2 triliun.

Peningkatan besar keuntungan perusahaan didorong oleh harga minyak dan gas yang lebih tinggi, yang telah meroket karena perang di Ukraina. Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia telah mengurangi pasokan ke Eropa setelah invasi, dan kekhawatiran yang berkembang mungkin akan mematikan penyaluran.

Potensi masalah pasokan gas telah melonjakkan harga grosir yang menyebabkan perusahaan energi membebankan biaya tersebut ke pelanggan sehingga mendorong tagihan energi rumah tangga mencapai jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Tingginya harga minyak juga menyebabkan harga bensin dan solar mencapai rekor tertinggi di pompa-pompa dalam beberapa bulan terakhir, dengan inflasi--tingkat kenaikan harga--pada level tertinggi dalam 40 tahun terakhir.

Shell mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa stafnya akan mendapatkan 8% dari gaji mereka sebagai bonus "sebagai pengakuan atas kontribusi orang-orang kami terhadap kinerja operasional Shell yang kuat dengan latar belakang yang menantang baru-baru ini," tulis pernyataan Shell, dikutip dari BBC, Minggu (7/8/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!