Pegowes Mau Dipungut Pajak, Pengusaha Sepeda: Itu Konyol!
Selasa, 30 Juni 2020 - 11:21 WIB
Gowes sedang menjadi primadona di masyarakat, mereka mencari aktivitas di luar rumah sambil berolahraga. FOTO/SINDOnews.
JAKARTA - Ramainya dunia pegowesan di tengah pandemi Covid-19 ternyata justru bikin pemerintah gusar. Justru kabarnya pemerintah membidik pengguna sepeda untuk dikenakan pajak.
Namun kabar bakal ada pungutan pajak itu dibantah pihak Kementerian Perhubungan bahwa kabar tersebut tidak benar. Kemenhub memastikan tidak ada rencana membuat regulasi pajak untuk para pegowes.
Kabar rencana pungutan tersebut membuat Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia (AIPI) ikut bersuara lantang. Ketua AIPI Rudiyono menyesalkan apabila pemerintah benar-benar memungut pajak bagi para pegowes.
"Rencana pemungutan pajak bagi pegowes tersebut merupakan tindakan yang konyol. Apabila benar, maka langkah pemerintah balik ke rezim lama di mana seluruh barang dipungut pajak demi menguntungkan negara," tandas dia saat dihubungi SINDO Media, di Jakarta, Selasa (30/6/2020).
Namun kabar bakal ada pungutan pajak itu dibantah pihak Kementerian Perhubungan bahwa kabar tersebut tidak benar. Kemenhub memastikan tidak ada rencana membuat regulasi pajak untuk para pegowes.
Kabar rencana pungutan tersebut membuat Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia (AIPI) ikut bersuara lantang. Ketua AIPI Rudiyono menyesalkan apabila pemerintah benar-benar memungut pajak bagi para pegowes.
"Rencana pemungutan pajak bagi pegowes tersebut merupakan tindakan yang konyol. Apabila benar, maka langkah pemerintah balik ke rezim lama di mana seluruh barang dipungut pajak demi menguntungkan negara," tandas dia saat dihubungi SINDO Media, di Jakarta, Selasa (30/6/2020).
Lihat Juga :