Harga Minyak Dunia Ambruk 3% ke Level Terendah, WTI Terjun di Bawah USD90

Rabu, 17 Agustus 2022 - 08:01 WIB
Di sisi lain, bank sentral China memangkas suku bunga pinjaman untuk mencoba menghidupkan kembali permintaan karena ekonomi di Negeri Tirai Bambu melambat secara tak terduga pada Juli setelah kebijakan nol Covid-19 dan krisis properti memperlambat aktivitas pabrik dan ritel.

Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan, China secara wajar meningkatkan dukungan kebijakan makro untuk ekonomi. Sementara itu, Barclays memangkas perkiraan harga Brent sebesar USD8 per barel untuk tahun ini dan tahun berikutnya. Itu dilakukan karena perkiraan surplus besar minyak mentah dalam waktu dekat karena pasokan Rusia yang tahan.

Pelaku pasar menunggu data industri tentang persediaan minyak AS yang diharapkan pada hari Selasa. Stok minyak mentah dan bensin kemungkinan turun minggu lalu, sementara persediaan sulingan naik.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!