Miliarder Xiao Jianhua Dipenjara Selama 13 Tahun di China, Ini Sebabnya

Senin, 22 Agustus 2022 - 22:20 WIB
Diterangkan juga bahwa Tomorrow Holdings bersalah atas 'kejahatan penyuapan'. Ia menambahkan, bahwa Xiao dan perusahaannya telah "melanggar perintah manajemen keuangan" dan "merusak keamanan keuangan negara".

Baca Juga: 5 Pengusaha Keturunan Tionghoa Terkaya di Indonesia, Hartanya Bikin Melongo

Dikutip dari BBC, pihak Pengadilan mengatakan, Xiao dan perusahaannya mengaku bersalah dan bekerja sama dengan pihak berwenang sehingga hukuman mereka dikurangi. Pada Juli, kedutaan Kanada mengatakan, para diplomatnya mendapat penolakan untuk bisa mengakses ke persidangan.

Ditanya pada hari Jumat tentang hak Xiao untuk mengakses layanan konsuler Kanada sebagai warga negara Kanada, kementerian luar negeri China mengatakan, China tidak mengakui kewarganegaraan ganda sehingga Xiao tidak berhak atas hak-hak tersebut.

Xiao dilaporkan memiliki hubungan dekat dengan eselon dari Partai Komunis yang berkuasa, termasuk dengan keluarga Presiden Xi Jinping. Pada tahun 2016, kekayaan bersihnya telah tumbuh menjadi sekitar USD6 miliar menurut Hurun Report, peringkat orang terkaya di China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!