Kenaikan Tarif Ojek Online Dinilai Akan Rugikan Driver dan Konsumen, Kok Bisa?

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 15:38 WIB
Namun, lanjut Azas, pemerintah menyetujui kenaikan tarif ini berdasarkan permintaan driver ojol. Padahal, Azas mengaku sempat mengingatkan kepada pengemudi ojol agar mempertimbangkan kenaikan tarif.

"Sebaiknya peraturan Kemenhub yang baru ini agar ditinjau ulang," ujarnya.

Sementara itu, Ekonom Indef Nailul Huda menilai, rencana kenaikan tarif ojol yang akan diberlakukan pada akhir bulan ini, terkesan tidak melihat dari berbagai sisi, terutama dari aspek konsumen .

Baca Juga: Hidup Lagi Susah, Batalkan Rencana Kenaikan Tarif Ojol

Menurut dia, bentuk industri dari transportasi online, termasuk ojek online, adalah multisided-market dimana ada banyak jenis konsumen yang dilayani oleh sebuah platform. Bukan hanya dari sisi mitra driver saja, namun juga dari sisi konsumen akhir/penumpang dan pelaku UMKM (mitra penjual makanan-minuman).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!