IHSG Hari Ini Diprediksi Rebound, Analis: Waspadai Kejatuhan harga Komoditas
Jum'at, 02 September 2022 - 07:50 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi rebound atau menguat kembali pada sepanjang perdagangan didorong beberapa sentimen positif. Foto/Dok
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diprediksi rebound atau menguat kembali pada sepanjang perdagangan didorong beberapa sentimen positif. IHSG diprediksi bergerak di rentang 7.100 - 7.188.
Baca Juga: Berakhir di Zona Merah, IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 7.153
Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas , Edwin Sebayang mengatakan, IHSG bakal dibayangi oleh naiknya indeks Dow Jones Wall Street yang akhirnya akibat short covering position mengalami technical rebound.
"Di sisi lain nasib kurang beruntung dialami Indeks saham teknologi Nasdaq yang kembali turun di hari ke-5. Jika kenaikan Indeks DJIA dikombinasikan dengan penguatan EIDO dan penguatan harga batu bara, berpotensi menjadi katalis pendorong IHSG untuk rebound alias menguat Jumat ini," jelas Edwin dalam risetnya, Jumat (2/9/2022).
Sementara itu, Edwin mengingatkan ada beberapa hal yang perlu diwaspadai dan menjadi sentimen negatif yang muncul di antaranya berlanjutnya kejatuhan harga beberapa komoditas.
Baca Juga: Berakhir di Zona Merah, IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 7.153
Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas , Edwin Sebayang mengatakan, IHSG bakal dibayangi oleh naiknya indeks Dow Jones Wall Street yang akhirnya akibat short covering position mengalami technical rebound.
"Di sisi lain nasib kurang beruntung dialami Indeks saham teknologi Nasdaq yang kembali turun di hari ke-5. Jika kenaikan Indeks DJIA dikombinasikan dengan penguatan EIDO dan penguatan harga batu bara, berpotensi menjadi katalis pendorong IHSG untuk rebound alias menguat Jumat ini," jelas Edwin dalam risetnya, Jumat (2/9/2022).
Sementara itu, Edwin mengingatkan ada beberapa hal yang perlu diwaspadai dan menjadi sentimen negatif yang muncul di antaranya berlanjutnya kejatuhan harga beberapa komoditas.
Lihat Juga :