Semua Mata Beralih ke Rute Ukraina Saat Rusia Matikan Aliran Gas Eropa

Sabtu, 10 September 2022 - 05:51 WIB
Kanselir Jerman Olaf Scholz kembali menuduh Moskow melakukan pemerasan dengan menutup pasokan melalui Nord Stream dan Putin mengatakan itu "omong kosong."

Aliran Nord Stream

Kapan dimulainya kembali pasokan melalui Nord Stream, pipa bawah laut ke Jerman, masih belum jelas. Gazprom mengatakan, aliran dari pipa tersebut tidak dapat beroperasi sampai kerusakan peralatan diperbaiki.

Tetapi Siemens Energy, produsen turbin untuk stasiun kompresor Portovaya, mengatakan, kondisi itu tidak membenarkan penghentian pasokan. Menurut pandangan yang dibagikan oleh operator jaringan Jerman itu, alasan yang disampaikan tidak berdasar.

Bahkan sebelum penghentian aliran gas secara penuh, Nord Stream hanya beroperasi pada kapasitas 20% karena empat turbin tidak beraksi yang diklaim membutuhkan perbaikan besar atau beberapa servis di lokasi, menurut Gazprom.

Turbin lain saat ini terdampar di Jerman setelah melakukan perbaikan di Kanada. Gazprom mengatakan "keterikatan sanksi" telah menghalangi Siemens untuk menyediakan pemeliharaan.

Rute utama ketiga, Yamal-Eropa yang melintasi Belarus dan Polandia ke Jerman, telah berhenti sejak Mei ketika Rusia melarang Gazprom menjalin kerja sama apapun dengan EuRoPol Gaz, pemilik bagian Polandia. Tidak lama sebelum itu produsen gas Rusia menghentikan pasokan ke Polandia, karena negara itu termasuk di antara yang pertama menolak perintah Kremlin untuk membayar gas pipa dalam rubel.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!