Prediksi Saham Pekan Depan, Simak Sektor yang Bisa Jadi Pilihan
Minggu, 18 September 2022 - 22:00 WIB
Menurut dia koreksi yang terjadi dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk menambah portofolio investasinya, dengan melakukan buy on weakness pada sejumlah sektor yakni, keuangan, consumer goods dan saham yang diuntungkan dari adanya booming komoditas seperti batu bara.
Di sisi lain, Wawan mengatakan, pergerakan IHSG belakangan ini juga ditopang oleh berbagai sentimen positif antara lain, adanya optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Tanah Air, termasuk tren kenaikan harga komoditas. "Memasuki dua kuartal terakhir tahun ini, kinerja para emiten juga diperkirakan akan terus meningkat," ucapnya.
Baca Juga: Rapor Bursa Selama Sepekan: IHSG Anjlok 1,02 Persen
Sementara itu, selama sepekan IHSG turun 1,02 persen ke level 7.168,870 dari posisi 7.242 pada penutupan pekan lalu. Selain itu, kapitalisasi pasar bursa juga mengalami penurunan 0,38 persen menjadi Rp9.426,531 triliun dari Rp9.462,813 triliun pada minggu lalu. Adapun, rata-rata volume transaksi harian bursa juga turun 9,05% menjadi 31,946 miliar saham dari sebanyak 35,125 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Di sisi lain, Wawan mengatakan, pergerakan IHSG belakangan ini juga ditopang oleh berbagai sentimen positif antara lain, adanya optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Tanah Air, termasuk tren kenaikan harga komoditas. "Memasuki dua kuartal terakhir tahun ini, kinerja para emiten juga diperkirakan akan terus meningkat," ucapnya.
Baca Juga: Rapor Bursa Selama Sepekan: IHSG Anjlok 1,02 Persen
Sementara itu, selama sepekan IHSG turun 1,02 persen ke level 7.168,870 dari posisi 7.242 pada penutupan pekan lalu. Selain itu, kapitalisasi pasar bursa juga mengalami penurunan 0,38 persen menjadi Rp9.426,531 triliun dari Rp9.462,813 triliun pada minggu lalu. Adapun, rata-rata volume transaksi harian bursa juga turun 9,05% menjadi 31,946 miliar saham dari sebanyak 35,125 miliar saham pada pekan sebelumnya.
(nng)
Lihat Juga :