Dirut Garuda Indonesia Ungkap Pengelolaan Bisnis ke Depan
Senin, 26 September 2022 - 19:00 WIB
"Secara fix cost kita sangat tinggi, sementara dari segi pendapatan sangat turun drastis. Oleh sebab itu, upaya kita selama satu tahun kita mencoba negosiasi dengan para kreditur, namun demikian dalam perjalanannya kami memahami bahwa program reskturisasi secara komperensif ini menjadi sangat kritikal," imbuhnya.
Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pengurangan jumlah pesawat di rute yang tidak mengalami keuntungan ataupun sepi penumpang, dari semula 172 rute, hanya akan menjadi 70-an rute.
Baca Juga: Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Terkait bisnis plan dibutuhkan PMN Rp 7,5 triliun melalui rights issue dan perubahan struktur kepemilikan karena konversi utang kreditur dalam skema PKPU, Garuda Indonesia membutuhkan dukungan Komisi XI, PMN dan rights issue paska PKPU.
Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pengurangan jumlah pesawat di rute yang tidak mengalami keuntungan ataupun sepi penumpang, dari semula 172 rute, hanya akan menjadi 70-an rute.
Baca Juga: Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Terkait bisnis plan dibutuhkan PMN Rp 7,5 triliun melalui rights issue dan perubahan struktur kepemilikan karena konversi utang kreditur dalam skema PKPU, Garuda Indonesia membutuhkan dukungan Komisi XI, PMN dan rights issue paska PKPU.
(nng)
Lihat Juga :