Gelombang PHK Akan Semakin Berbahaya, Ini Penyebabnya!

Minggu, 02 Oktober 2022 - 18:58 WIB
Kemudian, adanya pandemi yang menghantam seluruh dunia yang mengakibatkan sejumlah perusahaan mengalami kebangkrutan, sehingga perusahaan melakukan PHK terhadap karyawannya. Ketika pandemi mulai mereda, dunia kembali diguncang dengan perang Ukraina dan Rusia yang menyebabkan berbagai kebutuhan pangan dan energi terganggu.

"Perang tersebut akan berdampak terhadap kebutuhan pangan dan bahan bakar minyak. Akibatnya biaya meningkat karena kalau supply-nya susah demand-nya naik, maka harga akan naik. Dengan begini, gelombang PHK ke depan cenderung lebih berbahaya," tambahnya.

Baca juga: Picu Kepanikan hingga Berakibat Ratusan Aremania Tewas, Ini Cara Atasi Gas Air Mata

Redi mengatakan bahwa keputusan mem-PHK karyawan merupakan langkah untuk menyelamatkan perusahaan. "Kalau saya melihat, jika perusahaan berani mem-PHK karyawan, dia sudah melihat bahwa dalam jangka pendek, menegah, dan panjang, perusahaan dalam kondisi menurun," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!