Terima Paket Kebijakan dan Komunike C20, Menko Airlangga Paparkan Peran Masyarakat Sipil
Kamis, 06 Oktober 2022 - 18:10 WIB
Dengan melibatkan lebih dari 800 perwakilan organisasi masyarakat sipil dari 65 negara di seluruh dunia, forum C20 telah membahas beberapa hal tematik yang menjadi perhatian utama, di antaranya akses vaksinasi, pencegahan, dan penanganan kekerasan berbasis gender, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang inklusif untuk negara rentan, transisi energi yang adil dan transparan dari energi fosil ke energi terbarukan, serta perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
Menko Airlangga menyampaikan bahwa masyarakat sipil memiliki peran yang krusial sebagai mitra kunci bagi pemerintah dalam menjamin perumusan hingga implementasi kebijakan agar dapat berjalan dengan efektif dan inklusif guna mengakomodasi kepentingan masyarakat, memperluas pandangan untuk melindungi lingkungan, mempromosikan inklusi sosial, serta mendorong pembangunan ekonomi.
“Untuk itu, saya ingin menghargai peran mereka dalam memastikan bahwa inklusivitas tetap menjadi inti dari perumusan dan penyampaian kebijakan kami dan pertemuan hari ini tentu menarik karena pentingnya advokasi dan masukan dari semua pihak di luar pemerintah mendukung kebijakan yang lebih baik, yang langsung menyentuh masyarakat,” pungkas Menko Airlangga.
Lebih lanjut, Menko Airlangga juga berharap agar masyarakat sipil dapat terus berkontribusi untuk memperkuat respons pemerintah dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi global di tengah kondisi dunia yang hiperkoneksi dengan menyajikan advokasi serta rekomendasi melalui Forum C20.
Dalam sesi doorstop, Menko Airlangga juga turut menyampaikan apresiasi atas langkah C20 yang telah mengakomodasi kepentingan kelompok-kelompok rentan dengan melibatkan dan menghadirkan penyandang disabilitas tanpa diskriminasi dalam keseluruhan prosesi C20.
Menko Airlangga menyampaikan bahwa masyarakat sipil memiliki peran yang krusial sebagai mitra kunci bagi pemerintah dalam menjamin perumusan hingga implementasi kebijakan agar dapat berjalan dengan efektif dan inklusif guna mengakomodasi kepentingan masyarakat, memperluas pandangan untuk melindungi lingkungan, mempromosikan inklusi sosial, serta mendorong pembangunan ekonomi.
“Untuk itu, saya ingin menghargai peran mereka dalam memastikan bahwa inklusivitas tetap menjadi inti dari perumusan dan penyampaian kebijakan kami dan pertemuan hari ini tentu menarik karena pentingnya advokasi dan masukan dari semua pihak di luar pemerintah mendukung kebijakan yang lebih baik, yang langsung menyentuh masyarakat,” pungkas Menko Airlangga.
Lebih lanjut, Menko Airlangga juga berharap agar masyarakat sipil dapat terus berkontribusi untuk memperkuat respons pemerintah dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi global di tengah kondisi dunia yang hiperkoneksi dengan menyajikan advokasi serta rekomendasi melalui Forum C20.
Dalam sesi doorstop, Menko Airlangga juga turut menyampaikan apresiasi atas langkah C20 yang telah mengakomodasi kepentingan kelompok-kelompok rentan dengan melibatkan dan menghadirkan penyandang disabilitas tanpa diskriminasi dalam keseluruhan prosesi C20.
Lihat Juga :