Wall Street Dibuka Ambrol Usai Pengumuman Inflasi AS
Kamis, 13 Oktober 2022 - 20:58 WIB
Kabar baiknya, musim laporan keuangan kuartalan yang positif dapat menjadi penyeimbang aksi ambil untung (profit taking) investor.
Sebagai informasi, hari ini AS mengumumkan tingkat inflasi periode September 2022 yang mengalami kenaikan 8,2% yoy. Persentase tersebut lebih rendah dari periode Agustus 2022 sebesar 8,3% yoy dan Juli 2022 yang mencapai 8,5% yoy.
Merujuk data Departemen Tenaga Kerja, inflasi inti naik 6,6% yoy di bulan September, tertinggi sejak 1982. Sedangkan inflasi inti bulanan (MoM) naik 0,6%. Meski begitu, secara historis sepanjang tahun ini, persentase 8,2% merupakan level terendah sejak Februari 2022.
Sebagai informasi, hari ini AS mengumumkan tingkat inflasi periode September 2022 yang mengalami kenaikan 8,2% yoy. Persentase tersebut lebih rendah dari periode Agustus 2022 sebesar 8,3% yoy dan Juli 2022 yang mencapai 8,5% yoy.
Merujuk data Departemen Tenaga Kerja, inflasi inti naik 6,6% yoy di bulan September, tertinggi sejak 1982. Sedangkan inflasi inti bulanan (MoM) naik 0,6%. Meski begitu, secara historis sepanjang tahun ini, persentase 8,2% merupakan level terendah sejak Februari 2022.
(ind)
Lihat Juga :