BLT BBM Tersalurkan 99,48% di Jawa Barat, Presiden Jokowi Pastikan Penyaluran Bansos Lancar
Kamis, 13 Oktober 2022 - 19:06 WIB
Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal R Djoemadi menyebutkan penyaluran BLT BBM tahap 1 telah tercapai 99,48% untuk wilayah Jawa Barat. “Penyaluran tahap 1 pada Oktober ini sudah hampir mencapai 99%, tersisa 300.000 KPM. Itu pun belum tentu semua dapat tersalurkan karena ada yang pindah rumah, meninggal, maupun tidak ditemukan alamatnya. Kami diberikan waktu hingga dua minggu lagi untuk menyisir dan menyelesaikan sisa penyaluran,” kata Faizal.
Sebagai penyalur BLT BBM yang ditunjuk oleh Kementerian Sosial (Kemensos), PT Pos Indonesia mempersiapkan diri untuk penyaluran tahap 2. Faizal optimistis penyaluran akan berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Saat penyaluran bansos minyak goreng dalam dua minggu tersalurkan 98,3%. Kali ini pada penyaluran BLT BBM melebihi 99%. Menurut Faizal, itu terjadi karena disiplin.
(Baca juga:Presiden Minta Menkeu Percepat Pencairan BLT)
“Teman-teman di operasional juga sudah paham bagaimana agar bisa menyalurkan dengan cepat. Disiplin monitoring dan mencari pemecahan masalah. Harapan kami, Desember nanti minimal mempertahankan apa yang sudah kita capai, dan minimal meningkatkan penyaluran di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Kita akan carikan cara agar penyaluran di daerah 3T bisa lebih cepat lagi,” tutur Faizal.
Sebagai penyalur BLT BBM yang ditunjuk oleh Kementerian Sosial (Kemensos), PT Pos Indonesia mempersiapkan diri untuk penyaluran tahap 2. Faizal optimistis penyaluran akan berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Saat penyaluran bansos minyak goreng dalam dua minggu tersalurkan 98,3%. Kali ini pada penyaluran BLT BBM melebihi 99%. Menurut Faizal, itu terjadi karena disiplin.
(Baca juga:Presiden Minta Menkeu Percepat Pencairan BLT)
“Teman-teman di operasional juga sudah paham bagaimana agar bisa menyalurkan dengan cepat. Disiplin monitoring dan mencari pemecahan masalah. Harapan kami, Desember nanti minimal mempertahankan apa yang sudah kita capai, dan minimal meningkatkan penyaluran di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Kita akan carikan cara agar penyaluran di daerah 3T bisa lebih cepat lagi,” tutur Faizal.
Lihat Juga :