Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Senin, 17 Oktober 2022 - 14:59 WIB
"Dengan adanya pembatasan atau pun embargo yang dilakukan terhadap energi Rusia, menjadi buah simalakama sebenarnya bagi Eropa dan sekutunya serta bagi global secara keseluruhan," jelasnya.
Menurut Mamit, situasi itu akan secara otomatis mengerek harga komoditas. Tak pelak akan membuat situasi global berubah menjadi tidak menentu, terutama di sektor energi.
Baca juga: Nasihat untuk Pembaca Al-Qur'an
"Ini benar-benar menjadi pukulan pasca-kemarin kita juga sudah dipukul oleh pandemi Covid-19, dengan adanya konflik Rusia dan Ukraina Ini menambah beban bagi masyarakat secara global dan juga bagi Indonesia terkait dengan semakin mahalnya energi," tandasnya.
Menurut Mamit, situasi itu akan secara otomatis mengerek harga komoditas. Tak pelak akan membuat situasi global berubah menjadi tidak menentu, terutama di sektor energi.
Baca juga: Nasihat untuk Pembaca Al-Qur'an
"Ini benar-benar menjadi pukulan pasca-kemarin kita juga sudah dipukul oleh pandemi Covid-19, dengan adanya konflik Rusia dan Ukraina Ini menambah beban bagi masyarakat secara global dan juga bagi Indonesia terkait dengan semakin mahalnya energi," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :