Harga Pelaksanaan Rights Issue IATA Rp180, Targetkan Dana Rp2,67 T

Selasa, 18 Oktober 2022 - 08:37 WIB
Baca juga: IATA Bidik Produksi 10 Juta Metrik Ton Batu Bara di 2023

Adapun seluruh dana yang diperoleh nantinya akan dipergunakan antara lain untuk pelunasan seluruh promissory note Perseroan yang diterbitkan kepada BHIT dengan cara membayar dengan uang dan/atau dengan konversi hak tagih menjadi saham Perseroan dalam rangka pengambilalihan PT Bhakti Coal Resources (BCR).

Peruntukan lainnya adalah setoran modal kepada PT Bhakti Migas Resources (BMR) untuk investasi pengembangan usaha di sektor migas. Untuk diketahui, BMR saat ini sedang mengevaluasi peluang eksplorasi di Indonesia Timur, yaitu Blok Semai III di Papua.

Selain itu, dana tersebut juga akan digunakan sebagai setoran modal ke BCR untuk modal kerja dan pengembangan usaha di sektor pertambangan batu bara .

Baca juga: PLTU Batu Bara Stop Total di 2050, Ini Buktinya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!