Bahlil Ungkap Masih Ada Investor Asing Ogah Berkolaborasi dengan Pengusaha Lokal
Selasa, 25 Oktober 2022 - 10:20 WIB
"Saya katakan, ini beda kultur dengan negara kalian (Investor) dengan negara kami. Kami di sini asas gotong royong, jadi saya minta harus menghargai keunggulan komparatif dan kelaziman kita sebagai negara timur ini dihargai," kata Bahlil.
Bahlil menjelaskan hilirisasi menjadi hal yang sudah disepakati oleh negara-negara anggota G20, namun negara-negara anggota belum sepenuhnya menerima poin-poin yang ada dalam hilirisasi, salah satunya menggandeng pengusaha lokal.
"Hilirisasi menciptakan nilai tambah ini, tidak semua negara setuju dan belum jadi konsensus semua negara G20," lanjutnya.
Baca Juga: Bahlil di Depan Mahasiswa: Dengan Hilirisasi, Indonesia Makin Disegani
Namun demikian setelah melewati pertemuan panjang, beberapa negara sudah mulai menerima adanya penciptaan nilai tambah dari sebuah hilirisasi yang disetujui. "Alhamdulillah sekarang kita semua dengan perdebatan panjang, hilirisasi dan nilai tambah ini bagian yang disepakati dalam G20," pungkas Bahlil.
Bahlil menjelaskan hilirisasi menjadi hal yang sudah disepakati oleh negara-negara anggota G20, namun negara-negara anggota belum sepenuhnya menerima poin-poin yang ada dalam hilirisasi, salah satunya menggandeng pengusaha lokal.
"Hilirisasi menciptakan nilai tambah ini, tidak semua negara setuju dan belum jadi konsensus semua negara G20," lanjutnya.
Baca Juga: Bahlil di Depan Mahasiswa: Dengan Hilirisasi, Indonesia Makin Disegani
Namun demikian setelah melewati pertemuan panjang, beberapa negara sudah mulai menerima adanya penciptaan nilai tambah dari sebuah hilirisasi yang disetujui. "Alhamdulillah sekarang kita semua dengan perdebatan panjang, hilirisasi dan nilai tambah ini bagian yang disepakati dalam G20," pungkas Bahlil.
(akr)
Lihat Juga :