Pembengkakan Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai Rp21,7 Triliun, Ini Biang Keroknya

Rabu, 02 November 2022 - 14:42 WIB
"Saya jelaskan USD6 miliar dulu, perhitungan cost itu ada 3 hal utama, pertama aspek geografis pembangunan. Karena memang ternyata ada tantangan di lapangan itu lebih berat dari yang dibayangkan," bebernya.

Baca juga: Kejar Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Wamen BUMN Minta PMN Rp3,2 Triliun

Tiko mengaku banyak komponen pembangunan lain yang tidak masuk dalam anggaran awal. Salah satunya sewa sinyal GSM 5 megahertz ke Telkom Indonesia untuk operasi kereta hingga biaya investasi transmisi listrik milik PLN.

Komponen lain adalah harga pembebasan lahan yang naik signifikan. "Ada juga perhitungan pembebasan tanah fasilitas sosial umum yang underestimated, termasuk relokasi sutet PLN yang lebih mahal," ungkapnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!