Ditopang KMK, Kredit Perbankan Tetap Tumbuh Tinggi di September 2022

Kamis, 03 November 2022 - 21:15 WIB
Rasio alat likuid (AL) terhadap non core deposit (NCD) dan alat likuid/Dana Pihak Ketiga (DPK) masing-masing sebesar 121% dan 62% pada Agustus 2022, sebelumnya adalah 118,01% dan 27,3% di Agustus sebelumnya tahun lalu. Hal ini menjadikannya 26,52% jauh di atas ambang batas ketentuan masing-masing sebesar 50% dan 10%.

Risiko kredit juga melanjutkan penurunan dengan rasio kredi macet atau NPL perbankan sebesar 0,77% dan NPL gross sebesar 0,28%.

Baca juga: Program DP 0% untuk Kredit Properti dan Kendaraan Dilanjut hingga Desember 2023

Di sisi lain kredit restrukturisasi Covid-19 kembali mencatatkan penurunan sebesar Rp23,81 triliun menjadi senilai Rp519,64 triliun dengan jumlah nasabah juga menurun menjadi 2,63 juta nasabah yang sebelumnya berjumlah 2,75 juta nasabah.

Sementara posisi devisa neto September 2022 tercatat sebesar 1,32% di bawah ambang (threshold) 20%. Selain itu, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) industri perbankan pada September 2022 tercatat meningkat menjadi 25,2% dari posisi Agustus 2022 yang sebesar 25,07%.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!