Harta Karun Migas Ditemukan di Muara Enim, Segini Kandungannya
Jum'at, 11 November 2022 - 19:37 WIB
"Kami sudah mengecek dan Sele Raya sudah melakukan flowrate selama 1 jam untuk zona test 1 sumur SAS-1, dan kondisinya sangat bagus," kata Anggono dalam keterangannya, Jumat (11/11/2022).
Dia menambahkan, terdapat potensi penambahan produksi pengeboran hingga mencapai 2000 BOPD minyak, karena tekanan tubing masih meningkat hingga 600 psi. Saat ini, KKKS Sele Raya Belida dengan supporting Divisi Operasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, juga masih melakukan modified isochronal test (MIT) untuk mengetahui flowrate dan perkembangan sumur SAS-1.
Sampai akhir November 2022, SKK Migas dan KKKS Sele Raya Belida akan melakukan perforasi (pelubangan lapisan semen), dan diharapkan bisa mendapat temuan cadangan yang lebih bagus.
"Tak lupa kami ucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah, aparat TNI, Polri, dan stakeholder yang sudah membantu sehingga ditemukan minyak dan gas di wilayah ini," ujarnya.
Baca Juga: Joss, Ditemukan Harta Karun Migas Baru dari Sumatera hingga Ujung Papua
Dia menambahkan, terdapat potensi penambahan produksi pengeboran hingga mencapai 2000 BOPD minyak, karena tekanan tubing masih meningkat hingga 600 psi. Saat ini, KKKS Sele Raya Belida dengan supporting Divisi Operasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, juga masih melakukan modified isochronal test (MIT) untuk mengetahui flowrate dan perkembangan sumur SAS-1.
Sampai akhir November 2022, SKK Migas dan KKKS Sele Raya Belida akan melakukan perforasi (pelubangan lapisan semen), dan diharapkan bisa mendapat temuan cadangan yang lebih bagus.
"Tak lupa kami ucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah, aparat TNI, Polri, dan stakeholder yang sudah membantu sehingga ditemukan minyak dan gas di wilayah ini," ujarnya.
Baca Juga: Joss, Ditemukan Harta Karun Migas Baru dari Sumatera hingga Ujung Papua
Lihat Juga :