ICDX Resmi Memperdagangkan Kontrak Minyak Mentah WTI

Selasa, 28 April 2020 - 04:11 WIB
Lamon Rutten mengatakan bahwa harga minyak mentah menjadi salah satu indikator kondisi ekonomi yang mencerminkan kondisi global. Oleh sebab itu minyak mentah dapat dikatakan sebagai salah satu key driver atas penggerak harga perdagangan komoditas lainnya.

Di samping itu, kata dia, ada peluang menarik melalui konsep arbitrase antara harga minyak mentah dengan suatu pasangan mata uang. Minyak mentah secara umum di perdagangkan dalam mata uang USD, tetapi di jual secara global. Untuk negara-negara dengan mata uang berbeda dengan USD, ketika mata uangnya melemah, maka harga minyak mentah dalam mata uang lokal tersebut meningkat dan mengurangi permintaan minyak secara lokal.

“Dengan kata lain ada tendensi kuat akan korelasi yang negatif antara nilai tukar mata uang negara-negara lain terhadap USD dengan harga minyak mentah, bahkan kontrak berjangka WTI,” lanjut Lamon.

Seperti diketahui, minyak mentah adalah termometer ekonomi politik dunia. Dikarenakan dasar-dasar pasokan, permintaan dan penyimpanan minyak, harga minyak sering bereaksi kuat terhadap peristiwa politik dan ekonomi. Selama beberapa dekade terakhir, harga minyak berfluktuasi antara USD30 dan USD110 per barel dan pekan lalu, karena dampak pandemi COVID-19, kontrak minyak mentah WTI yang kadaluwarsa bahkan memasuki medan negatif.

ICDX menawarkan lima kontrak berjangka (untuk tiga bulan ke depan dan kemudian dua kuartal berikutnya) agar para investor dapat bertransaksi jangka pendek maupun pada fundamental ekonomi jangka panjang dari pasar minyak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!