Mewaspadai Efek Tak Terduga Pembatasan Harga dan Larangan Minyak Rusia Oleh Eropa

Rabu, 30 November 2022 - 17:51 WIB
Kondisi ini hanya memaksa negara-negara itu untuk menjual minyak mereka dengan harga diskon. Di sisi lain para pembeli akan sulit menolak minyak dengan harga diskon, bahkan mereka meminta lebih dengan alasan harus mengambil risiko membeli dari rezim yang terkena sanksi.

Baca Juga: Eropa Bergegas Timbun Solar Rusia Sebelum Sanksi Penuh Dimulai

Dinamika yang sama telah terjadi dengan Rusia dalam beberapa bulan terakhir. India dan China dengan senang hati membeli minyak Rusia yang ditolak AS dan Eropa, tetapi mereka menuntut diskon besar dari harga global yang terkadang diskonnya mencapai 25% dari harga pasar.

"Saat ini, 20% minyak dunia terkena sanksi," kata Pedagang energi senior, Rebecca Babin di CIBC Private Wealth US.

"Itu semua diperdagangkan dengan harga diskon yang beragam. Dan mereka akan mencoba untuk saling melemahkan untuk memindahkan barel-barel itu. Saya cenderung berpikir semakin banyak barel dengan harga diskon yang tersedia, semakin ini menekan WTI dan Brent," sambungnya.

WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, patokan AS untuk harga minyak mentah. Sedangkan Brent merupakan patokan untuk minyak global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!