Redam Lonjakan PHK, BI Dorong Maksimalkan Pangsa Pasar Domestik

Kamis, 01 Desember 2022 - 14:54 WIB
Bank Indonesia (BI) mendorong optimalisasi pasar domestik untuk meredam lonjakan PHK. FOTO/dok.SINDOnews
BANDUNG - Pengusaha di Jawa Barat diminta memaksimalkan pangsa pasar domestik, menyusul melemahnya permintaan internasional. Pemanfaatan pasar domestik diharapkan bisa menekan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Jawa Barat.

"Kalau pasar global tidak ada, kita bisa memanfaatkan pasar dan peluang domestik. Banyak brand produk murah yang ternyata dibuat di Vietnam atau lainnya. Nah, ini mestinya bisa dibuat di sini," jelas Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat, Taufik Saleh, Kamis (1/12/2022).



Baca Juga: Gelombang PHK Semakin Ramai, Ini Langkah Kemnaker

Dengan diambil alihnya produksi brand murah, kemudian dipasarkan di negeri sendiri, diharapkan bisa membuka lapangan kerja. Setidaknya, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) bisa terus survive.

Selama ini, diakuinya, kinerja TPT Jawa Barat mengandalkan pasar konvensional seperti Amerika dan Eropa. Sementara mereka saat ini menghadapi potensi pelemahan ekonomi dunia. Inflasi dan tekanan ekonomi diperkirakan akan membuat mereka menahan belanja kebutuhan konsumtif, diluar pangan dan energi.

Lebih lanjut Taufik menjelaskan, selain memaksimalkan pasar domestik, pelaku usaha juga bisa menggarap beberapa sektor industri yang kedepan diperkirakan akan berkembang pesat. Diantaranya industri baterai, penyediaan infrastruktur kendaraan listrik, komponen mobil listrik, dan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!