Bakal Kena PHK, Pekerja Jiwasraya Minta Manajemen Bayar Dana Pensiun
Kamis, 01 Desember 2022 - 21:45 WIB
Ia membeberkan, saat ini Jiwasraya akan melakukan rasionalisasi berupa pemberhentian terhadap seluruh karyawan, ketika para karyawan telah melakukan instruksi untuk melaksanakan program restrukturisasi nasabah sejak 2020 hingga saat ini.
Ditambahkan juga olehnya bahwa, rasionalisasi berupa PHK karyawan ini tidak memiliki dasar hukum berupa ketentuan perusahaan yang mengatur tentang skema rasionalisasi termasuk penetapan hak-hak karyawan.
Baca Juga: Kasus Korupsi Jiwasraya, Puluhan Bidang Tanah Benny Tjokrosaputro di Tangerang Disita
Menirukan perkataan direksi Jiwasraya, pemberhentian terhadap seluruh karyawan harus dilakukan, padahal di sisi lain Jiwasraya masih mengelola lebih dari 1,5 juta peserta asuransi. Direksi disebutkan David menyatakan, bahwa di dalam Rapat Terbatas (Ratas), Jiwasraya akan ditutup pada semester 1 tahun 2023.
"Yang paling penting, manajemen Jiwasraya harus terbuka dan transparan," tutup David.
Ditambahkan Sekretaris Jenderal I SP PT Jiwasraya, Nugroho Eko Wibowo, pada prinsipnya ketika restrukturisasi ini dilakukan, bila ada pengalihan aset pihaknya belum tahu bagaimana bentuknya.
"Ketika migrasi saat ini tidak bisa dilanjutkan lagi dengan alasan masalah keuangan, namun direksi masih menerima bonus. Sehingga kami menilai ini ada ketidakadilan," ucap Nugroho.
Ditambahkan juga olehnya bahwa, rasionalisasi berupa PHK karyawan ini tidak memiliki dasar hukum berupa ketentuan perusahaan yang mengatur tentang skema rasionalisasi termasuk penetapan hak-hak karyawan.
Baca Juga: Kasus Korupsi Jiwasraya, Puluhan Bidang Tanah Benny Tjokrosaputro di Tangerang Disita
Menirukan perkataan direksi Jiwasraya, pemberhentian terhadap seluruh karyawan harus dilakukan, padahal di sisi lain Jiwasraya masih mengelola lebih dari 1,5 juta peserta asuransi. Direksi disebutkan David menyatakan, bahwa di dalam Rapat Terbatas (Ratas), Jiwasraya akan ditutup pada semester 1 tahun 2023.
"Yang paling penting, manajemen Jiwasraya harus terbuka dan transparan," tutup David.
Ditambahkan Sekretaris Jenderal I SP PT Jiwasraya, Nugroho Eko Wibowo, pada prinsipnya ketika restrukturisasi ini dilakukan, bila ada pengalihan aset pihaknya belum tahu bagaimana bentuknya.
"Ketika migrasi saat ini tidak bisa dilanjutkan lagi dengan alasan masalah keuangan, namun direksi masih menerima bonus. Sehingga kami menilai ini ada ketidakadilan," ucap Nugroho.
Lihat Juga :