Sistem Otomasi Permudah Layanan Industri, Gangguan Terdeteksi Lebih Cepat
Jum'at, 02 Desember 2022 - 21:16 WIB
"Kami fokus pada penarikan data, pengolahan data dan cara distribusi data dan informasi untuk user yang relevan, sehingga pengertian publik secara garis besar kalau bicara otomasi dari sisi industri dari bentuk robot atau mesin. Kami bergerak dari sisi IT memanfaatkan sensor mesin, artinya jika ada gangguan atau masalah dalam pabrik atau sebuah industri bisa terbaca dan dianalisa secara cepat dan lebih efisien,” ungkapnya.
PT ATSI saat ini berkolaborasi dengan PT Pelindo membuat kemudahan pada layanan industri kepelabuhanan. "Kami bekerja sama dengan Pelindo untuk memasangkan remote monitoring system untuk equipment yang ada di 9 pelabuhan di Indonesia. Di mana, kami memasangkan ribuan perangkat seperti lifting craine yang besar, mesin flight loader untuk memindahkan kontainer dari satu tempat ke tempat yang lain, takboat untuk mendorong kapal besar dan di situ kami menarik data-data dari masing-masing equipment mereka dan kami tampilkan di headquarter mereka," urainya.
Menurut dia, dengan menggunakan sistem dari PT ATS Indonesia tentu saja membuat pihak Pelindo jadi lebih mudah untuk mengetahui alat-alat yang digunakan sedang bermasalah.
"Jika dulu sebelum adanya penggunaan sistem kami, mereka butuh waktu lama dalam pengerjaannya jika ada yang down untuk mengirimkan tim ke lapangan tapi sekarang mereka bisa mendapatkan secara langsung data atau informasi yang diperlukan dan sebelum turun ke lapangan untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi mereka sudah bisa mengetahuinya dengan cepat,” tuturnya.
Dia melanjutkan, informasi ini bisa digunakan untuk perawatan alat-alat yang digunakan sehingga mesin bisa jauh lebih sehat. "Sekarang mereka bisa diketahui, dan dari 9 pelabuhan ini semua secara pusat bisa dikontrol dari Tanjung Priok," ucapnya.
PT ATSI saat ini berkolaborasi dengan PT Pelindo membuat kemudahan pada layanan industri kepelabuhanan. "Kami bekerja sama dengan Pelindo untuk memasangkan remote monitoring system untuk equipment yang ada di 9 pelabuhan di Indonesia. Di mana, kami memasangkan ribuan perangkat seperti lifting craine yang besar, mesin flight loader untuk memindahkan kontainer dari satu tempat ke tempat yang lain, takboat untuk mendorong kapal besar dan di situ kami menarik data-data dari masing-masing equipment mereka dan kami tampilkan di headquarter mereka," urainya.
Menurut dia, dengan menggunakan sistem dari PT ATS Indonesia tentu saja membuat pihak Pelindo jadi lebih mudah untuk mengetahui alat-alat yang digunakan sedang bermasalah.
"Jika dulu sebelum adanya penggunaan sistem kami, mereka butuh waktu lama dalam pengerjaannya jika ada yang down untuk mengirimkan tim ke lapangan tapi sekarang mereka bisa mendapatkan secara langsung data atau informasi yang diperlukan dan sebelum turun ke lapangan untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi mereka sudah bisa mengetahuinya dengan cepat,” tuturnya.
Dia melanjutkan, informasi ini bisa digunakan untuk perawatan alat-alat yang digunakan sehingga mesin bisa jauh lebih sehat. "Sekarang mereka bisa diketahui, dan dari 9 pelabuhan ini semua secara pusat bisa dikontrol dari Tanjung Priok," ucapnya.
Lihat Juga :