Wall Street Sepekan, Investor AS Galau Berburu Santa Claus Rally
Senin, 26 Desember 2022 - 08:10 WIB
"Ketika Sinterklas tidak datang, itu biasanya berarti ada sesuatu di pasar yang menyebabkan kebingungan atau hambatan yang dihadapinya. Sentimen negatif tidak berubah karena ini adalah tahun baru," kata co-chief investment petugas di Truist Advisory Services Keith Lerner.
Baca Juga: Wall Street Anjlok Saat Dolar AS Justru Menguat Dibayangi Kekhawatiran Kebijakan Hawkish
S&P 500 membukukan kerugian sejak 1950. Indeks telah naik rata-rata 1,6% pada bulan Desember, tertinggi setiap bulan dan lebih dari dua kali lipat kenaikan rata-rata 0,7% sepanjang bulan, menurut data CFRA.
Berdasarkan laporan BofA Global Research Desember ini akan menjadi salah satu pengecualian. Investor kehilangan saham pada tingkat mingguan tertinggi dalam sepekan, menjual bersih USD41,9 miliar. "Kurangnya Santa Claus Rally bulan ini, dengan segumpal aksi jual batu bara sebagai gantinya adalah tanda yang mengganggu tentang pengembalian ekuitas AS 2023," ungkap ahli strategi dari DataTrek.
Baca Juga: Wall Street Anjlok Saat Dolar AS Justru Menguat Dibayangi Kekhawatiran Kebijakan Hawkish
S&P 500 membukukan kerugian sejak 1950. Indeks telah naik rata-rata 1,6% pada bulan Desember, tertinggi setiap bulan dan lebih dari dua kali lipat kenaikan rata-rata 0,7% sepanjang bulan, menurut data CFRA.
Berdasarkan laporan BofA Global Research Desember ini akan menjadi salah satu pengecualian. Investor kehilangan saham pada tingkat mingguan tertinggi dalam sepekan, menjual bersih USD41,9 miliar. "Kurangnya Santa Claus Rally bulan ini, dengan segumpal aksi jual batu bara sebagai gantinya adalah tanda yang mengganggu tentang pengembalian ekuitas AS 2023," ungkap ahli strategi dari DataTrek.
(nng)
Lihat Juga :