Menhub Minta Pengelola Pelabuhan Tak cuma Mikirin Duit Semata
Rabu, 28 Desember 2022 - 20:58 WIB
Pelabuhan Benoa yang mendapat penghargaan di Green Port Awarding 2022. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong para pengelola pelabuhan untuk membangun pelabuhan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan (green and smart port). Mereka diminta tidak hanya mementingkan sisi ekonomi saja.
Baca juga: Saat Luhut Banggakan Pelabuhan RI Masuk 20 Besar Negara dengan Performa Terbaik
“Green and smart port bukan hanya menjadi konsep, tetapi menjadi suatu keharusan yang harus dibangun secara konsisten. Pelabuhan tidak hanya memiliki kepentingan ekonomi saja, tetapi juga memperhatikan lingkungan dan juga inklusif atau punya kepedulian sosial di kawasan sekitarnya,” kata Menhub dalam acara Green Port Awarding 2022 yang dipantau secara virtual, Rabu (28/12/2022).
Menhub mengatakan, kegiatan kepelabuhanan memiliki dampak langsung pada lingkungan, seperti tumpahan minyak, yang dapat mencemari lingkungan. Untuk itu, pengelola pelabuhan perlu menyiapkan langkah-langkah untuk menetralisasi dampaknya.
Baca juga: Saat Luhut Banggakan Pelabuhan RI Masuk 20 Besar Negara dengan Performa Terbaik
“Green and smart port bukan hanya menjadi konsep, tetapi menjadi suatu keharusan yang harus dibangun secara konsisten. Pelabuhan tidak hanya memiliki kepentingan ekonomi saja, tetapi juga memperhatikan lingkungan dan juga inklusif atau punya kepedulian sosial di kawasan sekitarnya,” kata Menhub dalam acara Green Port Awarding 2022 yang dipantau secara virtual, Rabu (28/12/2022).
Menhub mengatakan, kegiatan kepelabuhanan memiliki dampak langsung pada lingkungan, seperti tumpahan minyak, yang dapat mencemari lingkungan. Untuk itu, pengelola pelabuhan perlu menyiapkan langkah-langkah untuk menetralisasi dampaknya.
Lihat Juga :