Transaksi Kripto Jeblok di 2022, Simak Proyeksi di 2023
Rabu, 04 Januari 2023 - 14:01 WIB
Adapun total nilai transaksi pada 2021 sebesar Rp 859,4 triliun, sedangkan di tahun 2022 sampai dengan November nilainya turun menjadi Rp 296,66 triliun. "Artinya ada penurunan yang lebih dari 50%," jelasnya.
Tetapi, lanjut Didid, jika dilihat dari pelanggan terdaftarnya mengalami peningkatan yang cukup pesat. Akhir tahun 2021 terdapat 11,2 juta pelanggan yang terdaftar, kemudian sampai dengan November 2022 ada 16,55 juta pelanggan. Artinya dalam 11 bulan naik 5,3 juta pelanggan.
Baca Juga: Waspada! Marak Himpun Dana Berkedok Investasi Aset Kripto
Ia menilai, angka ini sangat sangat besar. Dengan kata lain, meski transaksi menurun namun peminat aset kripto semakin masif. "Jadi bisa dikakatan 2023 ini kita masih menghadapi tantangan yang luar biasa terkait dengan aset kripto," tutup Didid.
Tetapi, lanjut Didid, jika dilihat dari pelanggan terdaftarnya mengalami peningkatan yang cukup pesat. Akhir tahun 2021 terdapat 11,2 juta pelanggan yang terdaftar, kemudian sampai dengan November 2022 ada 16,55 juta pelanggan. Artinya dalam 11 bulan naik 5,3 juta pelanggan.
Baca Juga: Waspada! Marak Himpun Dana Berkedok Investasi Aset Kripto
Ia menilai, angka ini sangat sangat besar. Dengan kata lain, meski transaksi menurun namun peminat aset kripto semakin masif. "Jadi bisa dikakatan 2023 ini kita masih menghadapi tantangan yang luar biasa terkait dengan aset kripto," tutup Didid.
(nng)
Lihat Juga :