Petani Tebu Ajari Pemerintah Matematika Gula agar Tak Perlu Impor

Rabu, 11 Januari 2023 - 12:41 WIB
Dia menjelaskan, kebutuhan gula konsumsi di Indonesia per tahun adalah 3 juta ton. Apabila produksi panen petani tebu 2,4 juta ton per tahun, tidak serta merta langsung mengambil kebijakan impor gula 600 ribu ton.

Menurut Soemitro, pemerintah harus melihat stok di awal tahun 2022 juga. Ia menerangkan bahwa stok gula di awal tahun 2022 tidak kurang dari 1,1 juta ton, terdiri dari 150 ribu ton gula kristal putih, dan 980 ribu ton gula kristal mentah.

Stok awal tahun 2022 itu merupakan hasil importasi gula yang dikeluarkan izinnya pada Desember 2021. Artinya, gula impor yang diajukan pada Desember 2021 masuk ke bulan Januari 2022.

"Kalau kita bicara berapa jumlah gula ditahun 2022? Pertama dari stok akhir 2021 menjadi stok awal 2022. (Jadi izin impor Desember 2021 kan jadi stok awal 2022), lalu di tambah impor 1,1 juta ton. Berarti kan totalnya ada 2,2 juta ton. Baru ditambah produksi panenan kita 2,4 juta ton. Dengan demikian totalnya jadi 4,6 juta ton," jelas Soemitro.

"Sementara gula yang kita konsumsi itu 3 juta ton per tahun. Jadi kita ini masih punya stok 1,6 juta ton gula," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!