Buwas Ungkap Penyebab Mahalnya Harga Beras Bulog di Pasaran
Jum'at, 20 Januari 2023 - 17:52 WIB
loading...
Di tingkat konsumen harga beras Bulog jadi mahal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perum Bulog menemukan penjualan beras Bulog dengan harga tinggi yang dilakukan pemasok ke pedagang eceran. Temuan itu pun sudah dilaporkan kepada Satgas Pangan.
Baca juga: Bongkar Mafia Beras di Bulog, Buwas: Banyak yang Menginginkan Saya Cepat Keluar
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas mengatakan, harga yang ditetapkan para pemasok ke pedagang eceran mencapai Rp9.500 per kilogram (kg). Padahal harga jual Bulog Rp8.300 per kg.
Sedangkan harga eceran tertinggi (HET) beras medium Bulog di tingkat konsumen hanya Rp9.450 per kg. Menurut Buwas, seharusnya harga paling mahal yang diterima konsumen Rp9.000.
"Seharusnya sampai ke konsumen ya Rp9.000 paling mahal, tapi yang terjadi harga tetap tinggi. Kenapa? Ternyata pedagang-pedagang ini mendapat harga mahal, ya bagaimana dia mau jual murah belinya saja sudah mahal," ungkap Buwas saat konferensi pers, Jumat (20/1/2023).
Menanggapi laporan Bulog, Wakil Kepala Satgas Pangan Polri Helfi Assegar mengatakan laporan tersebut tengah ditelusuri. Dia memastikan Satgas Pangan akan memberi sanksi hukum bila laporan tersebut terbukti benar.
Hanya saja, Satgas Pangan terlebih dahulu melakukan peringatan kepada para pemasok atau pedagang besar. Jika peringatan tidak diindahkan, maka otoritas akan mengambil langkah hukum.
Baca juga: Bongkar Mafia Beras di Bulog, Buwas: Banyak yang Menginginkan Saya Cepat Keluar
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas mengatakan, harga yang ditetapkan para pemasok ke pedagang eceran mencapai Rp9.500 per kilogram (kg). Padahal harga jual Bulog Rp8.300 per kg.
Sedangkan harga eceran tertinggi (HET) beras medium Bulog di tingkat konsumen hanya Rp9.450 per kg. Menurut Buwas, seharusnya harga paling mahal yang diterima konsumen Rp9.000.
"Seharusnya sampai ke konsumen ya Rp9.000 paling mahal, tapi yang terjadi harga tetap tinggi. Kenapa? Ternyata pedagang-pedagang ini mendapat harga mahal, ya bagaimana dia mau jual murah belinya saja sudah mahal," ungkap Buwas saat konferensi pers, Jumat (20/1/2023).
Menanggapi laporan Bulog, Wakil Kepala Satgas Pangan Polri Helfi Assegar mengatakan laporan tersebut tengah ditelusuri. Dia memastikan Satgas Pangan akan memberi sanksi hukum bila laporan tersebut terbukti benar.
Hanya saja, Satgas Pangan terlebih dahulu melakukan peringatan kepada para pemasok atau pedagang besar. Jika peringatan tidak diindahkan, maka otoritas akan mengambil langkah hukum.
Lihat Juga :