Perluas Akses Pembiayaan, Bank Jago Perbanyak Kolaborasi dengan Ekosistem
Selasa, 31 Januari 2023 - 17:14 WIB
loading...
Bank Jago mengklaim model pembiayaan dengan skema kemitraan terbukti mendatangkan hasil positif sejak pertama kali dirintis dua tahun lalu. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Jago Tbk (ARTO) berkomitmen untuk tetap fokus menyalurkan pinjaman melalui ekosistem guna memperdalam penetrasi ke segmen unbanked dan underbanked. Model pembiayaan dengan skema kemitraan ini terbukti telah mendatangkan hasil positif sejak pertama kali dirintis dua tahun lalu.
Bank Jago memulai transformasi menjadi bank berbasis teknologi sejak 2020. Dengan model bisnis yang mengandalkan teknologi dan kemitraan dengan partner di dalam ekosistem, pertumbuhan kredit Bank Jago naik berkali lipat.
Per Desember 2019, kredit perseroan hanya mencapai Rp285 miliar. Per Desember 2022, outstanding penyaluran kredit dan pembiayaan syariah Bank Jago mencapai Rp9,3 triliun (tidak diaudit). Artinya, penyaluran kredit dan pembiayaan telah naik 31 kali lipat.
Baca Juga: Wawancara Dirut Bank Jago, Kharim Indra Gupta Siregar: Mengakar dalam Ekosistem dan Tumbuh Bersama
Direktur Utama Bank Jago Kharim Indra G Siregar mengatakan sejak awal Bank Jago dirancang untuk bisa tertanam di berbagai ekosistem. Oleh karena itu, model bisnisnya bertumpu pada kolaborasi dan kemitraan dengan berbagai ekosistem.
“Lewat kolaborasi, kami mampu menjangkau nasabah dengan biaya yang efisien karena tidak memerlukan keberadaan kantor cabang fisik. Ini merupakan pilihan strategis kami sejak awal dan akan terus kami lakukan secara konsisten,” katanya dalam acara media briefing bersama awak media di Jakarta, Selasa (31/1/2023).
Bank Jago memulai transformasi menjadi bank berbasis teknologi sejak 2020. Dengan model bisnis yang mengandalkan teknologi dan kemitraan dengan partner di dalam ekosistem, pertumbuhan kredit Bank Jago naik berkali lipat.
Per Desember 2019, kredit perseroan hanya mencapai Rp285 miliar. Per Desember 2022, outstanding penyaluran kredit dan pembiayaan syariah Bank Jago mencapai Rp9,3 triliun (tidak diaudit). Artinya, penyaluran kredit dan pembiayaan telah naik 31 kali lipat.
Baca Juga: Wawancara Dirut Bank Jago, Kharim Indra Gupta Siregar: Mengakar dalam Ekosistem dan Tumbuh Bersama
Direktur Utama Bank Jago Kharim Indra G Siregar mengatakan sejak awal Bank Jago dirancang untuk bisa tertanam di berbagai ekosistem. Oleh karena itu, model bisnisnya bertumpu pada kolaborasi dan kemitraan dengan berbagai ekosistem.
“Lewat kolaborasi, kami mampu menjangkau nasabah dengan biaya yang efisien karena tidak memerlukan keberadaan kantor cabang fisik. Ini merupakan pilihan strategis kami sejak awal dan akan terus kami lakukan secara konsisten,” katanya dalam acara media briefing bersama awak media di Jakarta, Selasa (31/1/2023).
Lihat Juga :