Pemangkasan Subsidi Energi Picu Kenaikan Harga BBM, Begini Penjelasan Wamenkeu

Rabu, 01 Februari 2023 - 06:56 WIB
loading...
Pemangkasan Subsidi...
Pengurangan subsidi menjadi salah satu penyebab naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini. Foto/MPI/Faisal Rahman
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara membeberkan alasan pemerintah menangkas subsidi dan kompensasi energi pada tahun 2023. Pengurangan subsidi menjadi salah satu penyebab naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini.

Suahasil menjelaskan, saat ini harga komoditas energi global tengah melandai. Sehingga, pada tahun 2023 pemerintah hanya mengalokasikan subdisi dan kompensasi energi sebesar Rp339 triliun. Jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang berkisar Rp500 triliun.

"Kita melihat harga energi di dunia, saat ini terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu, jadi kemungkinan subsidi energi kita akan turun," ungkapnya dalam Economic Outlook IDX Channel, Selasa (31/1/2023).

Menurut Suahasil, saat ini pemerintah memiliki fokus untuk mengalokasikan APBN untuk memperkuat sektor-sektor ekonomi baru Indonesia. Salah satunya adalah untuk memperkuat UMKM.

"Harga minyak dunia turun, apakah subsidi energi itu hilang, ya tidak hilang, tetapi turun di Rp339 triliun, ini akan kita amati terus," terang dia.

Baca juga: Embargo Terbaru Uni Eropa Terhadap Minyak Rusia Bakal Mendongkrak Harga Diesel Lebih Tinggi

Lebih lanjut dia menambahkan, setelah pandemi Covid-19 mereda, saat ini memang ada ancaman resesi global. APBN pun sudah beralih fokus dari penangan kesehatan ke pencarian potensi ekonomi baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Harga BBM di India Melonjak...
Harga BBM di India Melonjak Tajam, Naik Tiga Kali dalam Delapan Hari
Bahlil Jamin Tak Ada...
Bahlil Jamin Tak Ada Kenaikan Harga BBM
Negara Ini Mulai Rusuh...
Negara Ini Mulai Rusuh Tercekik Harga BBM, Ekonomi Terancam Lumpuh
Polda NTT Ungkap 27...
Polda NTT Ungkap 27 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 2 Oknum Polisi Jadi Tersangka
Temui Konstituen, Misbakhun...
Temui Konstituen, Misbakhun Beber Upaya Prabowo dan Bahlil Pertahankan BBM Bersubsidi
Saat Harga Energi Melonjak,...
Saat Harga Energi Melonjak, Kelas Menengah Menanggung Beban Terpanjang
Rekomendasi
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Bahlil Beri Sinyal Ojek...
Bahlil Beri Sinyal Ojek Online Tak Dapat BBM Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved