Kisah Haji Roni yang Ciptakan Merpati Perampok Seharga Rp2 Miliar

Rabu, 01 Februari 2023 - 12:52 WIB
loading...
Kisah Haji Roni yang...
Haji Roni dan sang Perampok. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Nama Haji Roni mungkin tak awam didengar oleh pecinta burung merpati di Indonesia, khususnya merpati balap alias aduan. Pria yang tinggal Bekasi ini kesohor pasca-merpati peliharaannya bernama "Rampok" terjual seharga Rp2 miliar. Sungguh harga yang fantastis untuk ukuran sebuah burung belaka.

Baca juga: Aturan Dasar dalam Perlombaan Burung Merpati

Haji Roni menuturkan, hobinya di dunia burung justru berangkat dari keisengan memelihara merpati saat mengisi sela-sela kesibukan selama bergerak memajukan industri kampungnya di Purworejo, Jawa Tengah. Keisengan untuk memelihara burung merpati enam tahun lalu itu menerbangkannya ke gerbang dunia lomba burung.

“Di kampung halaman punya usaha untuk memajukan industri, iseng main merpati. Pulang kemudian ke Jakarta dikasih merpati. Jadi bikin saya main burung, akhirnya kenal merpati kolong (kompetisi),” ucap Haji Roni ketika ditemui di kediamannya, Selasa (31/1/2023).

Menggeluti kompetisi burung membuat dirinya bolak-balik menjual dan membeli merpati. Hingga akhirnya, Haji Roni menemukan merpati jagoannya yang belakangan dinamai "Rampok".

“Inisiatif memberikan nama Rampok agar dikenal dan diingat orang. Filosofinya untuk merampok juara dan hadiah pada setiap perlombaan,” tutur dia.

Benar saja, si Rampok menjelma menjadi burung yang tangguh untuk menggasak juara pada tiap kompetisi. Padahal, Rampok dibeli dalam kondisi belum bisa berlomba.

“Keistimewaan Rampok itu dia burung tangguh. Kalau burung lain itu baru bisa lomba setiap dua minggu sekali, Rampok bisa seminggu sekali dan juara,” tuturnya.

Roni sempat bernazar ingin melepas Rampok ketika ada tawaran harga di angka Rp2 miliar. Nazar kemudian terwujud ketika pria asal Tegal mendatanginya dan bernegosiasi untuk meminang si Rampok.

Roni mengaku tak kaget ketika ada yang menawar Rampok seharga Rp2 miliar. Pasalnya burung kesayangannya itu memang sudah dikenal sebagai burung juara.

“Akhirnya ada pemantau, suka dengan Rampok menelepon saya dan akhirnya Rampok dilepas,” kata dia.

Baca juga: Urusi Awal Pandemi Covid-19, Jokowi Sebut Dirinya Tak Pernah Tidur

Meski burung kesayangannya terjual, Roni mengaku tetap melakukan ternak burung merpati. Anak-anakan hasil Rampok pun dipercaya sebagai penerus si pembawa cuan itu.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
5 Hewan yang Berjasa...
5 Hewan yang Berjasa dalam Perang, Ada Lumba-Lumba dan Merpati
Rekomendasi
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved