Terbebani Rilis Data Tenaga Kerja, Wall Street Dibuka Ambrol
Jum'at, 03 Februari 2023 - 23:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mengawali 2023, The Fed Kerek Suku Bunga AS 25 Basis Poin
Sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (3/2), para pelaku pasar memproyeksikan The Fed masih belum berhenti mengerek suku bunga acuan dengan ekspektaasi puncak sebesar 4,95% pada Juni 2023.
Sebelumnya, The Fed telah menaikkan suku bunga sesuai targetnya sebesar 25 basis poin pada hari Rabu kemarin. Suku bunga tinggi berpotensi menambah suram suasana pasar modal lantaran dapat berimbas terhadap raksasa teknologi dan growth stocks.
Baca juga: IHSG Akhir Pekan Berakhir Perkasa, Saham ini Masuk Jajaran Top Gainers
Sejumlah saham seperti Apple Inc (AAPL.O), Amazon.com Inc (AMZN.O) dan Alphabet Inc (GOOGL.O), melandai di kisaran 2,1% dan 6,1% pada perdagangan pre-market.
Sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (3/2), para pelaku pasar memproyeksikan The Fed masih belum berhenti mengerek suku bunga acuan dengan ekspektaasi puncak sebesar 4,95% pada Juni 2023.
Sebelumnya, The Fed telah menaikkan suku bunga sesuai targetnya sebesar 25 basis poin pada hari Rabu kemarin. Suku bunga tinggi berpotensi menambah suram suasana pasar modal lantaran dapat berimbas terhadap raksasa teknologi dan growth stocks.
Baca juga: IHSG Akhir Pekan Berakhir Perkasa, Saham ini Masuk Jajaran Top Gainers
Sejumlah saham seperti Apple Inc (AAPL.O), Amazon.com Inc (AMZN.O) dan Alphabet Inc (GOOGL.O), melandai di kisaran 2,1% dan 6,1% pada perdagangan pre-market.
(ind)
Lihat Juga :