Ekonomi RI Tumbuh 5,31% di 2022, BPK Apresiasi Kemenko Perekonomian

Rabu, 08 Februari 2023 - 21:47 WIB
loading...
Ekonomi RI Tumbuh 5,31%...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Entry Meeting Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Rabu (8/2/2023). FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Komitmen segenap jajaran dan pegawai Kemenko Perekonomian dalam memberikan kinerja yang terbaik untuk Indonesia membuahkan berbagai hasil nyata. Dimpimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto , Kemenko Perekonomian mengantarkan Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,31% di tahun 2022.

Capaian ini mendorong Pemerintah untuk terus bersikap waspada melalui upaya penguatan core ekonomi dalam negeri. “Kuatnya fundamental ekonomi nasional membuat aktivitas ekonomi domestik tetap bergeliat dan Indonesia mampu tumbuh 5,31% (CtoC) di tahun 2022, dan ini tertinggi sepanjang sepuluh tahun terakhir,” ungkap Menko Airlangga dalam acara Entry Meeting Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta Laporan Keuangan Bagian Anggaran BUN pada PMO Program Kartu Prakerja Tahun 2022 di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (8/2/2023).

Baca Juga: Ekonomi Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Indonesia Jadi The Bright Spot

Laporan Keuangan Kemenko Perekonomian telah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI sebanyak 14 (empat belas) kali berturut-turut. Menko Airlangga meyakini bahwa tata kelola yang telah dibangun di Kemenko Perekonomian, dan tata kelola pada Program Kartu Prakerja, memberikan andil yang besar bagi
akuntabilitas pelaporan keuangan di Kemenko Perekonomian maupun di Bagian Anggaran BUN pada Kementerian Keuangan.

“Upaya menjaga kondisi ekonomi terus dilakukan dan juga implementasi dari pengendalian internal ini merupakan hal yang penting, baik di Kemenko Perekonomian maupun di PMO Kartu Prakerja,” tegas Menko Airlangga.

Menutup sambutannya, Menko Airlangga berterima kasih kepada BPK RI atas kerja sama yang sangat baik selama ini demi meningkatkan tata kelola dan pengelolaan keuangan negara di Kemenko Perekonomian maupun PMO Program Kartu Prakerja. Menko Airlangga juga mengharap dukungan dan arahan dari BPK RI sebagai upaya peningkatan Laporan Keuangan Pemerintah.

Perlu diketahui bahwa entry meeting merupakan bentuk komunikasi awal antara BPK RI selaku pemeriksa dengan Kementerian/Lembaga yang akan diperiksa untuk mewujudkan kesamaan persepsi terhadap proses dan pelaksanaan pemeriksaan. Pada entry meeting di Kemenko Perekonomian, Anggota II BPK RI Daniel Lumban Tobing menyampaikan apresiasi atas kinerja segenap jajaran Kemenko Perekonomian.

“Saya sangat mengapresiasi Pak Menko dan jajarannya yang tahun lalu berhasil 5,31%. Itu saya pikir juga capaian yang sangat tidak mudah Pak Menko. Saya pikir Pak Menko dan jajarannya telah bekerja keras dan tentunya selamat, kami sangat mengapresiasi sehingga negara kita ini tumbuh dengan sangat luar biasa baiknya di antara keterbatasan yang telah kita lalui tahun 2022,” kata Anggota II BPK RI Daniel.

Baca Juga: Ekonomi RI Tumbuh Impresif di 2022, Menko Airlangga: Prospek Cerah untuk Menopang 2023

Lebih lanjut Anggota II BPK RI Daniel menyampaikan bahwa dalam menilai sistem pengendalian internal, salah satu unsur yang dievaluasi adalah terkait efektifitas penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan. Sehubungan dengan hal tersebut, BPK RI mengharapkan Kemenko Perekonomian dapat melakukan langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Auditor Utama Keuangan Negara II, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kemenko Perekonomian, Direktur Eksekutif PMO Program Kartu Prakerja, Kepala Auditorat 2.C., dan Tim Pemeriksa dari AKN II BPK.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Rekomendasi
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
Berita Terkini
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved