Garuda Ungkap Biaya Penerbangan Haji, Hampir Setengah dari Usulan Kenaikan
Kamis, 09 Februari 2023 - 16:51 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Agama memang menetapkan maksimum margin untuk penerbangan sebesar 3%. Namun, dari perhitungan sementara Garuda Indonesia, margin yang diperoleh hanya berada di angka 2,5%.
Menurut Ade, biaya terbesar dari seluruh komponen biaya yang berhubungan langsung dengan operasional pesawat (direct operating cost) adalah avtur atau bahan bakar. Saat ini biaya avtur mencapai 40,2% atau setara Rp13,1 juga dari total keseluruhan biaya perawatan pesawat.
Ade menambahkan, dalam perhitungan manajemen, harga avtur yang digunakan untuk memberangkatkan jamaah haji 2023 sebesar USD93 sen per liter. Itu adalah data per awal Februari tahun ini.
Sementara harga rata-rata biaya avtur untuk penerbangan rute internasional berada di angka USD97 sen per liter. Angka ini berdasarkan data International Air Transport Association (IATA) atau Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional.
Di luar harga bahan bakar minyak (BBM), komponen lain yang tercatat masih mahal adalah perawatan pesawat yang mencapai 37% atau senilai Rp12 juta. Perawatan ini terdiri dari kombinasi pesawat yang disewa dan pesawat milik maskapai.
Kemudian, persiapan teknisi operasi pesawat sebesar 2,5% atau Rp812.216. Hal ini terkait penyiapan hingga pemeliharaan pesawat yang akan digunakan selama waktu haji tahun ini.
Menurut Ade, biaya terbesar dari seluruh komponen biaya yang berhubungan langsung dengan operasional pesawat (direct operating cost) adalah avtur atau bahan bakar. Saat ini biaya avtur mencapai 40,2% atau setara Rp13,1 juga dari total keseluruhan biaya perawatan pesawat.
Ade menambahkan, dalam perhitungan manajemen, harga avtur yang digunakan untuk memberangkatkan jamaah haji 2023 sebesar USD93 sen per liter. Itu adalah data per awal Februari tahun ini.
Sementara harga rata-rata biaya avtur untuk penerbangan rute internasional berada di angka USD97 sen per liter. Angka ini berdasarkan data International Air Transport Association (IATA) atau Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional.
Di luar harga bahan bakar minyak (BBM), komponen lain yang tercatat masih mahal adalah perawatan pesawat yang mencapai 37% atau senilai Rp12 juta. Perawatan ini terdiri dari kombinasi pesawat yang disewa dan pesawat milik maskapai.
Kemudian, persiapan teknisi operasi pesawat sebesar 2,5% atau Rp812.216. Hal ini terkait penyiapan hingga pemeliharaan pesawat yang akan digunakan selama waktu haji tahun ini.
Lihat Juga :