Kemendag Dorong Ekspor Produk Biomassa ke Negeri Sakura
Rabu, 15 Juli 2020 - 18:00 WIB
loading...
Indonesia berpeluang untuk mengisi kebutuhan biomassa di Jepang, khususnya yang berasal dari cangkang sawit dan pelet kayu. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Indonesia berpeluang besar memenuhi pasokan kebutuhan biomassa yang dibutuhkan Jepang. Peluang ini terbuka sejalan dengan pencanangan kebijakan energi ramah lingkungan (green energy) oleh pemerintah Jepang dalam Basic Energy Plan 2030 yang menargetkan produksi listrik sebesar 1.065 Twh.
"Revolusi proyek-proyek pembangkit energi di Jepang ke sektor energi terbarukan yang banyak terjadi saat ini membutuhkan pemenuhan pasokan bahan baku biomassa," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Srie Agustina dalam keterangan resminya, Rabu (15/7/2020).
Dalam pemenuhan sektor energi terbarukan tersebut, 3,7% sampai 4,6% sumber energinya berasal dari bahan baku biomassa. Srie berharap Indonesia dapat memberikan produk yang berkelanjutan, baik dari segi kuantitas, harga, dan terutama kualitas.
(Baca Juga: Kemendag Dorong Ekspor Makanan dan Minuman ke Jepang)
"ini membuka peluang bagi Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi hutan dan penghasil minyak kelapa sawit terbesar dunia, untuk mengisi kebutuhan biomassa di Jepang, khususnya yang berasal dari cangkang sawit dan pelet kayu," terangnya.
"Revolusi proyek-proyek pembangkit energi di Jepang ke sektor energi terbarukan yang banyak terjadi saat ini membutuhkan pemenuhan pasokan bahan baku biomassa," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Srie Agustina dalam keterangan resminya, Rabu (15/7/2020).
Dalam pemenuhan sektor energi terbarukan tersebut, 3,7% sampai 4,6% sumber energinya berasal dari bahan baku biomassa. Srie berharap Indonesia dapat memberikan produk yang berkelanjutan, baik dari segi kuantitas, harga, dan terutama kualitas.
(Baca Juga: Kemendag Dorong Ekspor Makanan dan Minuman ke Jepang)
"ini membuka peluang bagi Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi hutan dan penghasil minyak kelapa sawit terbesar dunia, untuk mengisi kebutuhan biomassa di Jepang, khususnya yang berasal dari cangkang sawit dan pelet kayu," terangnya.
Lihat Juga :