Inflasi AS Januari 2023 Tembus 6,4%, Terendah Sejak Oktober 2021

Selasa, 14 Februari 2023 - 23:58 WIB
loading...
Inflasi AS Januari 2023...
Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan kenaikan inflasi pada Januari 2023. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat mengumumkan kenaikan inflasi mencapai 6,4% (YoY) pada Januari 2023. Persentase ini lebih rendah dibandingkan Desember 2022 sebesar 6,5% (YoY), sekaligus peningkatan terkecil sejak Oktober 2021.

Secara bulanan, inflasi di Januari 2023 meningkat 0,5% (MtM), dari bulan Desember 2022 sebesar 0,1% (MtM). Adapun inflasi inti tahunan di Januari naik 5,6% (YoY), tetapi lebih rendah dari core inflation di Desember 2022 sebesar 5,7% (YoY).

Baca Juga: Wall Street Dibuka Ambruk Imbas Inflasi AS Naik 6,4%

Kenaikan harga gas, rumah, pangan, hingga pakaian mendorong peningkatan harga konsumen pada bulan ini, sebagaimana dilansir Associated Press, Selasa (14/2/2023).

Laporan menunjukkan bahwa harga pangan melonjak 0,5% di Januari. Produk sereal dan roti menjadi lebih mahal, ditambah kenaikan harga telur yang melonjak 8,5%. Kenaikan ini salah satunya didorong oleh wabah flu burung yang menghancurkan peternakan ayam dan harga pakan yang lebih mahal.

Baca Juga: Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen di 2022, Indonesia Diminta Kejar Vietnam

Sementara itu harga sewa dan biaya perumahan lainnya ikut meningkat. Ongkos rumah menjadi lebih mahal karena ikut terdampak inflasi, yang menjadi penyumbang inflasi inti, di luar pos makanan dan energi. Harga pakaian melonjak 0,8% di bulan Januari setelah naik hanya 0,2% di bulan Desember. Sedangkan biaya layanan perawatan kesehatan turun, dan harga mobil bekas juga turun 1,9%.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Rekomendasi
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved