Januari 2023 Ekspor CPO Menyusut Jadi Rp28,5 Triliun
Rabu, 15 Februari 2023 - 18:46 WIB
loading...
Ekspor CPO selama Januari tahun ini turun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) melaporkan, kinerja ekspor minyak kelapa sawit ( CPO ) sepanjang Januari 2023 mengalami penurunan sebesar 36,26% secara month to month (mtm). Sedangkan secara year on year (YoY) kinerja ekspor CPO naik 231,42%.
Baca juga: Bantah CPO Indonesia Diboikot Uni Eropa, Airlangga: Tak Perlu Merepons yang Tak Ada
Tak cuma ekspor CPO, Deputi Bidang Statistik Produksi M. Habibullah mengungkap, kinerja ekspor besi dan baja dan batu bara sepanjang Januari 2023 juga mengalami penurunan secara bulanan.
“Jika kita lihat lebih mendalam, penurunan komoditas besi dan baja serta minyak kelapa sawit disebabkan oleh penurunan volume ekspor. Sementara itu, untuk komoditas batu bara, selain karena penurunan volume, juga dipengaruhi oleh penurunan harga,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/2/2023).
Dia melanjutkan, untuk ekspor minyak kelapa sawit pada Januari 2023 harganya mencapai USD942 per metrik ton dengan volume sebesar 2,2 juta ton. Nilai ekspor minyak kelapa sawit atau CPO pada Januari 2023 mencapai USD1,9 miliar atau Rp28,5 triliun (kurs Rp15.000).
Baca juga: Bantah CPO Indonesia Diboikot Uni Eropa, Airlangga: Tak Perlu Merepons yang Tak Ada
Tak cuma ekspor CPO, Deputi Bidang Statistik Produksi M. Habibullah mengungkap, kinerja ekspor besi dan baja dan batu bara sepanjang Januari 2023 juga mengalami penurunan secara bulanan.
“Jika kita lihat lebih mendalam, penurunan komoditas besi dan baja serta minyak kelapa sawit disebabkan oleh penurunan volume ekspor. Sementara itu, untuk komoditas batu bara, selain karena penurunan volume, juga dipengaruhi oleh penurunan harga,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/2/2023).
Dia melanjutkan, untuk ekspor minyak kelapa sawit pada Januari 2023 harganya mencapai USD942 per metrik ton dengan volume sebesar 2,2 juta ton. Nilai ekspor minyak kelapa sawit atau CPO pada Januari 2023 mencapai USD1,9 miliar atau Rp28,5 triliun (kurs Rp15.000).
Lihat Juga :