Taawun Jadi Strategi Wapres Kembangkan UMKM
Kamis, 16 Februari 2023 - 13:42 WIB
loading...
Wapres Maruf Amin meminta KPPU untuk memfasilitasi UMKM bersinergi dengan perusahaan besar. Foto/AdveniaElisabeth/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya agar usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM ) bisa mengembangkan usahanya agar mereka naik kelas. Salah satunya mencari cara agar UMKM bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Baca juga: Kejar 10 Juta UMKM Punya NIB di 2023, Pendamping Seantero Nusantara Dilibatkan
Untuk itu, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencari formulasi bersama pemerintah daerah agar UMKM dapat berkolaborasi dengan industri besar. Menurutnya, jika industri besar bisa merangkul UMKM, maka akan terjalin suatu iklim usaha yang kondusif.
"KPPU mesti mencari formulasi yang melampaui kompetisi, yakni kolaborasi. Kolaborasi mesti bergerak secara vertikal antara usaha besar dan usaha yang lebih kecil. Kemudian kolaborasi secara horizontal antara usaha dalam satu level," ujar Ma’ruf Amin dalam sambutannya di acara KPPU Award 2023 di Jakarta, Kamis (16/2/2023).
Wapres menilai, kekuatan ekonomi dan inovasi hendaknya tidak hanya bertumbuh pada kompetisi, namun juga kolaborasi. "Saya kerap menyebutnya Taawun, yaitu menguatkan yang lemah, tanpa melemahkan yang kuat," kata dia.
Lebih lanjut Ma’ruf Amin menilai, pada era ekonomi digital seperti sekarang, kelincahan adalah segalanya. Dalam konteks ini kelincahan biasanya justru dimiliki oleh usaha kecil bukan pengusaha besar.
Dengan digitalisasi ekonomi akan menciptakan banyak kesempatan pada UMKM untuk lebih aktif dalam aktivitas ekonomi global. Maka itu, KPPU diminta bersinergi dengan kementerian atau lembaga, pemda, dan pemangku kepentingan terkait.
Baca juga: Mahfud MD Bicara soal Hukuman Mati dalam KUHP, Tak Ada Sangkut Paut dengan Ferdy Sambo
"sehingga harmonisasi upaya strategi dan pengawasan kemitraan UMKM lebih efektif, melaksanakan kebijakan penciptaan iklim usaha yang kondusif bagi investasi, dan pertumbuhan UMKM, serta membangun budaya publik atas persiangan dan kemitraan UMKM yang sehat," tegas Ma'ruf.
Baca juga: Kejar 10 Juta UMKM Punya NIB di 2023, Pendamping Seantero Nusantara Dilibatkan
Untuk itu, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencari formulasi bersama pemerintah daerah agar UMKM dapat berkolaborasi dengan industri besar. Menurutnya, jika industri besar bisa merangkul UMKM, maka akan terjalin suatu iklim usaha yang kondusif.
"KPPU mesti mencari formulasi yang melampaui kompetisi, yakni kolaborasi. Kolaborasi mesti bergerak secara vertikal antara usaha besar dan usaha yang lebih kecil. Kemudian kolaborasi secara horizontal antara usaha dalam satu level," ujar Ma’ruf Amin dalam sambutannya di acara KPPU Award 2023 di Jakarta, Kamis (16/2/2023).
Wapres menilai, kekuatan ekonomi dan inovasi hendaknya tidak hanya bertumbuh pada kompetisi, namun juga kolaborasi. "Saya kerap menyebutnya Taawun, yaitu menguatkan yang lemah, tanpa melemahkan yang kuat," kata dia.
Lebih lanjut Ma’ruf Amin menilai, pada era ekonomi digital seperti sekarang, kelincahan adalah segalanya. Dalam konteks ini kelincahan biasanya justru dimiliki oleh usaha kecil bukan pengusaha besar.
Dengan digitalisasi ekonomi akan menciptakan banyak kesempatan pada UMKM untuk lebih aktif dalam aktivitas ekonomi global. Maka itu, KPPU diminta bersinergi dengan kementerian atau lembaga, pemda, dan pemangku kepentingan terkait.
Baca juga: Mahfud MD Bicara soal Hukuman Mati dalam KUHP, Tak Ada Sangkut Paut dengan Ferdy Sambo
"sehingga harmonisasi upaya strategi dan pengawasan kemitraan UMKM lebih efektif, melaksanakan kebijakan penciptaan iklim usaha yang kondusif bagi investasi, dan pertumbuhan UMKM, serta membangun budaya publik atas persiangan dan kemitraan UMKM yang sehat," tegas Ma'ruf.
(uka)
Lihat Juga :