Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Minus 17% Kalau Lockdown
Rabu, 15 Juli 2020 - 23:38 WIB
loading...
A
A
A
Sambung dia melanjutkan, pada 2020, perkiraan itu sudah berubah total. Berdasarkan laporan yang ia terima dari OECD, perekonomian Prancis minus 17,2%. Kemudian Inggris minus 15,4%, Jerman minus 11,2%, dan Amerika Serikat minus 9,7%.
(Baca Juga: Pangkas Proyeksi, Sri Mulyani: Ekonomi RI Jadi Minus 4,3% di Kuartal II-2020 )
"Minus semuanya, negara-negara minus, enggak ada yang plus semua. Padahal di awal, kita…, IMF itu memperkirakan masih plus, (negara) yang plus itu China, India, Indonesia. Oleh sebab itu, saya minta pada para Gubernur, agar rem dan gasnya ini diatur betul," ungkap Jokowi.
"Jangan sampai tidak terkendali. Enggak bisa kita ngegas yang hanya ekonominya saja enggak bisa, ya COVID-19 -nya juga nanti malah naik ke mana-mana, enggak bisa. Dua-duanya ini harus betul-betul di gas dan remnya diatur betul, semuanya terkendali," pungkasnya.
(Baca Juga: Pangkas Proyeksi, Sri Mulyani: Ekonomi RI Jadi Minus 4,3% di Kuartal II-2020 )
"Minus semuanya, negara-negara minus, enggak ada yang plus semua. Padahal di awal, kita…, IMF itu memperkirakan masih plus, (negara) yang plus itu China, India, Indonesia. Oleh sebab itu, saya minta pada para Gubernur, agar rem dan gasnya ini diatur betul," ungkap Jokowi.
"Jangan sampai tidak terkendali. Enggak bisa kita ngegas yang hanya ekonominya saja enggak bisa, ya COVID-19 -nya juga nanti malah naik ke mana-mana, enggak bisa. Dua-duanya ini harus betul-betul di gas dan remnya diatur betul, semuanya terkendali," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :