Penyederhanaan Birokrasi dan Digitalisasi Bisa Hemat APBN Rp140 Miliar
Jum'at, 17 Februari 2023 - 21:33 WIB
loading...
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas. FOTO/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas terus berupaya menyederhanakan birokrasi di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Hal ini dilakukan selama menjabat sebagai Menpan-RB sejak dilantik Presiden Joko Widodo pada Rabu (7/9/2022) di Istana Negara Jakarta.
Menurut Azwar Anas, sebelum ia menjabat sebagai Menpan-RB ada sekitar 157 komponen birokrasi administrasi yang dipotong. Hasilnya saat ini ada 26 komponen dengan lebih difokuskan ke empat strategi yang harus berdampak.
“Jadi dulu komponen ada 157 reformasi birokrasi, administrasi banyak banget, kami pangkas, sekarang kita rubah tinggal direformasi, strategi juga sama, sekarang langsung ke hasil. Hanya empat strategi saja, dampaknya apa,” ucap Azwar Anas saat memberikan pengarahan ke ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, pada Jumat (17/2/2023).
“Jadi kita pangkas, kita minta ke RB kita ubah langsung ke dampak, biar nggak rumit. Kalau nggak nanti rapat terus, RB kok pakai konsultan, RB dampaknya, kok pakai konsultan,” imbuhnya.
Baca Juga: Menpan RB Azwar Anas Prioritaskan Reformasi Birokrasi Penanganan Kemiskinan
Menurut Azwar Anas, sebelum ia menjabat sebagai Menpan-RB ada sekitar 157 komponen birokrasi administrasi yang dipotong. Hasilnya saat ini ada 26 komponen dengan lebih difokuskan ke empat strategi yang harus berdampak.
“Jadi dulu komponen ada 157 reformasi birokrasi, administrasi banyak banget, kami pangkas, sekarang kita rubah tinggal direformasi, strategi juga sama, sekarang langsung ke hasil. Hanya empat strategi saja, dampaknya apa,” ucap Azwar Anas saat memberikan pengarahan ke ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, pada Jumat (17/2/2023).
“Jadi kita pangkas, kita minta ke RB kita ubah langsung ke dampak, biar nggak rumit. Kalau nggak nanti rapat terus, RB kok pakai konsultan, RB dampaknya, kok pakai konsultan,” imbuhnya.
Baca Juga: Menpan RB Azwar Anas Prioritaskan Reformasi Birokrasi Penanganan Kemiskinan
Lihat Juga :