Siap-siap, Pelaku Usaha Mikro Pinjam ke Bank Tak Perlu Bayar Bunga
Senin, 20 Februari 2023 - 12:13 WIB
loading...
Pemerintah dan Bank Indonesia akan menggodok skema yang memungkinkan pelaku usaha mikro mendapatkan bunga kredit 0%. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah dan Bank Indonesia akan menggodok skema yang memungkinkan pelaku usaha mikro mendapatkan bunga kredit 0%. Saat ini, pemerintah telah memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga paling kecil sebesar 3% yang terbatas pada pelaku usaha ultra mikro.
Usulan agar para pelaku UMKM tak perlu membayarkan bunga ini disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Ia mengatakan, telah menyampaikan usalan ini kepada Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. "Saya sudah mengutus dua Wamen (Wakil Menteri BUMN) Pak Pahala dan Pak Tiko untuk membahas ini dengan BI. Kita berharap satu bulan bisa tuntas," ujar Erick di Jakarta, Senin (20/2/2023).
Baca Juga: Tekan Ongkos UMKM, Erick Thohir Berharap Bunga KUR Bisa 0%
Kedua wakil menteri BUMN, Pahala Mansury dan Kartika Wirjoatmodjo masing-masing membahas pendanaan BUMN di sektor pangan dan perluasan pendanaan untuk program Mekaar. Erick ingin pemberian bunga pinjaman 0 persen untuk pelaku usaha mikro dapat terealisasi sesegera mungkin. Pria kelahiran Jakarta itu mengatakan usulan ini juga telah mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu.
"Usulan ini sudah mendapat dukungan dari Bapak Presiden karena memang sudah ada rapat terbatas. Tinggal bagaimana sekarang kita mendorong hal ini menjadi kenyataan, jangan sampai kesannya yang besar dapat bunga jauh lebih besar dari yang mikro. Ini yang selalu kita coba seimbangkan," ucap Erick.
Dia menyampaikan sektor usaha mikro yang masuk dalam UMKM punya andil besar dalam menopang perekonomian nasional. Menurunnya, sektor UMKM ini memiliki kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia hingga 62,55 persen dan juga menyumbang serapan tenaga kerja hingga 97,22 persen.
Namun, ucap Erick, porsi pembiayaan lembaga pembiayaan dan perbankan untuk UMKM saat ini baru 21 persen atau lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga. BUMN, lanjut Erick, berkomitmen membantu target minimal 30 persen porsi pembiayaan untuk UMKM pada tahun depan.
Usulan agar para pelaku UMKM tak perlu membayarkan bunga ini disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Ia mengatakan, telah menyampaikan usalan ini kepada Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. "Saya sudah mengutus dua Wamen (Wakil Menteri BUMN) Pak Pahala dan Pak Tiko untuk membahas ini dengan BI. Kita berharap satu bulan bisa tuntas," ujar Erick di Jakarta, Senin (20/2/2023).
Baca Juga: Tekan Ongkos UMKM, Erick Thohir Berharap Bunga KUR Bisa 0%
Kedua wakil menteri BUMN, Pahala Mansury dan Kartika Wirjoatmodjo masing-masing membahas pendanaan BUMN di sektor pangan dan perluasan pendanaan untuk program Mekaar. Erick ingin pemberian bunga pinjaman 0 persen untuk pelaku usaha mikro dapat terealisasi sesegera mungkin. Pria kelahiran Jakarta itu mengatakan usulan ini juga telah mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu.
"Usulan ini sudah mendapat dukungan dari Bapak Presiden karena memang sudah ada rapat terbatas. Tinggal bagaimana sekarang kita mendorong hal ini menjadi kenyataan, jangan sampai kesannya yang besar dapat bunga jauh lebih besar dari yang mikro. Ini yang selalu kita coba seimbangkan," ucap Erick.
Dia menyampaikan sektor usaha mikro yang masuk dalam UMKM punya andil besar dalam menopang perekonomian nasional. Menurunnya, sektor UMKM ini memiliki kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia hingga 62,55 persen dan juga menyumbang serapan tenaga kerja hingga 97,22 persen.
Namun, ucap Erick, porsi pembiayaan lembaga pembiayaan dan perbankan untuk UMKM saat ini baru 21 persen atau lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga. BUMN, lanjut Erick, berkomitmen membantu target minimal 30 persen porsi pembiayaan untuk UMKM pada tahun depan.
Lihat Juga :