Penyelesaian Jiwasraya Belum Kelar, Butuh PMN Lagi Rp3 Triliun

Senin, 20 Februari 2023 - 14:37 WIB
loading...
Penyelesaian Jiwasraya...
Penyelesaian permasalahan Asuransi Jiwasraya kembali membutuhkan suntikan dana dari pemerintah, meski sudah mengalir puluhan triliun. Dimana butuh penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 3 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Penyelesaian permasalahan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) kembali membutuhkan suntikan dana dari pemerintah, meski sudah mengalir puluhan triliun. Kini Kementerian BUMN mencanangkan untuk meminta tambahan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 3 triliun.

Baca Juga: Jiwasraya, Eh IFG Life, Dapat Suntikan Dana Rp26,7 Triliun

Diterangkan kebutuhan dana itu untuk memastikan migrasi eks pemegang polis PT Jiwasraya (Persero) ke IFG Life. Adapun penetapan besaran suntikan anggaran negara menjadi wewenang Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

"Lagi proses, mudah-mudahan oke. Kalau itu (nominal PMN) tergantung pemerintah, Menteri Keuangan, kita enggak bisa ikut campur, soal keuangan negara itu Kemenkeu, kita enggak tahu," ungkap Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga saat ditemui di gedung Kementerian BUMN, Senin (20/2/2023).

Pengajuan PMN tahun anggaran 2023 sebesar Rp3 triliun untuk Jiwasraya bakal dipakai untuk menyelesaikan dengan para pemegang polis. Baca Juga: Bakal Kena PHK, Pekerja Jiwasraya Minta Manajemen Bayar Dana Pensiun

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengaku, pihaknya masih terkendala anggaran ketika menyelesaikan pemindahan aset eks pemegang polis BUMN di bidang asuransi itu ke IFG Life.

Dia menjelaskan, pendapatan dari aset sitaan yang seharusnya digunakan untuk merampungkan pemindahan aset eks pemegang polis kini mengalami hambatan. Sehingga, proses tersebut pun akan kembali membebankan keuangan negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Gelar Mudik Gratis,...
Gelar Mudik Gratis, ADHI Berangkatkan 100 Ribu Lebih Pemudik ke Berbagai Daerah
Pasar Modal dalam Jerat...
Pasar Modal dalam Jerat Kejahatan Sistemik
Rekomendasi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved