Program Ganjar Nginceng Wong Meteng Berhasil Bantu Anak Lepas dari Stunting
Selasa, 21 Februari 2023 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, program Gubernur Ganjar mampu menjangkau masyarakat bawah. "Pak Ganjar programnya meluas dan baik. Dan, kasih arah dan kasih solusi," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Bonang 2, Indah Kusumawati menuturkan, di Kabupaten Demak telah menerapkan aplikasi Cengkeraman Mata Elang (CME) yang sistem kerjanya selaras dengan Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng. "Kami melakukan inovasi yang terinspirasi dari yang diluncurkan Pak Ganjar yakni 5 Ng. Untuk penanganan ibu hamil beresiko tinggi, dan stunting," ungkapnya.
CME tersebut memberdayakan masyarakat secara langsung dengan membentuk kader kesehatan. Selain itu, telah berbasis aplikasi. "Jadi, inovatornya saya dan sekarang direplikasi di 27 puskesmas di Demak. Saat ini sudah ada 3.000 kader kesehatan yang kami latih," imbuhnya.
Ditambahkannya, kader tim Mata Elang tersebut bertugas untuk memantau, melaporkan dan mendampingi masyarakat sebagai upaya penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi dan stunting. "Alhamdulillah program ini pertama kali diluncurkan 2017 selaras dengan 5 Ng yang lebih dulu dicanangkan Pak Ganjar, dan sudah mendapat penghargaan dari Kemenpan RB tahun 2020, Kementrian Kominfo tahun 2022 dan Bappenas tahun 2022," tandasnya.
Baca Juga: Sukses Turunkan Stunting 51%, Jateng Jadi Rujukan Nasional
Sementara itu, Kepala Puskesmas Bonang 2, Indah Kusumawati menuturkan, di Kabupaten Demak telah menerapkan aplikasi Cengkeraman Mata Elang (CME) yang sistem kerjanya selaras dengan Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng. "Kami melakukan inovasi yang terinspirasi dari yang diluncurkan Pak Ganjar yakni 5 Ng. Untuk penanganan ibu hamil beresiko tinggi, dan stunting," ungkapnya.
CME tersebut memberdayakan masyarakat secara langsung dengan membentuk kader kesehatan. Selain itu, telah berbasis aplikasi. "Jadi, inovatornya saya dan sekarang direplikasi di 27 puskesmas di Demak. Saat ini sudah ada 3.000 kader kesehatan yang kami latih," imbuhnya.
Ditambahkannya, kader tim Mata Elang tersebut bertugas untuk memantau, melaporkan dan mendampingi masyarakat sebagai upaya penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi dan stunting. "Alhamdulillah program ini pertama kali diluncurkan 2017 selaras dengan 5 Ng yang lebih dulu dicanangkan Pak Ganjar, dan sudah mendapat penghargaan dari Kemenpan RB tahun 2020, Kementrian Kominfo tahun 2022 dan Bappenas tahun 2022," tandasnya.
Baca Juga: Sukses Turunkan Stunting 51%, Jateng Jadi Rujukan Nasional
Lihat Juga :