Investasi Rp290 Triliun Mangkrak karena Arogansi Birokrasi

Kamis, 16 Juli 2020 - 14:07 WIB
loading...
Investasi Rp290 Triliun...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan, pihaknya akan menyelesaikan investasi mangkrak Rp708 triliun pada Juli ini. Penyelesaian itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, investasi saat ini yang sudah berhasil dieksekusi BKPM baru 58% atau setara dengan nilai Rp410 triliun. Sisanya sekitar Rp298 triliun masih di awang-awang.

"Jadi dari Rp708 triliun itu, sampai hari ini kita sudah mampu mengeksekusi kurang lebih sekitar Rp410 triliun atau 58%," ujar dia dalam DBS Asian Insights Conference 2020, Kamis (16/7/2020). ( Baca juga: Jokowi: Kita Tidak Bisa Mengharapkan Lagi Namanya Investasi )

Dia menjelaskan, untuk membereskan investasi mangkrak ini tidak mudah. Pasalnya, pada bulan Juni masih adanya pandemi Covid-19.

"Adanya pandemi ini agak susah untuk kami selesaikan secara total. Namun sekarang sudah 58%," ungkap dia.

Dia juga mengungkapkan, beberapa persoalan yang membuat investasi ini mangkrak bertahun-tahun. Seperti adanya arogansi birokrasi, antara kementerian atau lembaga arogansi yang tercipa sangat besar.

"Kemudian aturan tumpang tindih antara provinsi, kabupaten, kota. Dan yang ketiga faktor persoalannya adalah lahan," tandas dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved