Pertambangan Minerba Diprediksi Minus 20% Hingga Tutup Tahun
Kamis, 16 Juli 2020 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Sementara realisasi produksi emas pada tahun 2018 mencapai 135,25 ton. Namun pada tahun 2019 terjadi penurunan produksi menjadi 109,02 ton. "Sampai Mei 2020, realisasi produksi emas masih 10 ton. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi sampai Desember 2020," paparnya.
Irwandy menuturkan, pembangunan fasilitas pemurnian mineral juga akan tertunda sampai akhir tahun 2022 apabila pandemi Covid-19 berakhir pada pertengahan tahun 2020. Namun jika pandemi Covid-19 berlangsung sampai akhir tahun 2020, maka pembangunan fasilitas pemurnian akan tertunda sampai tahun 2023.
"Jika pandemi selesai pada pertengahan tahun, maka investasi pembangunan fasilitas pemurnian diperkirakan hanya akan terealisasi 50% dari rencana, yaitu sebesar USD1,9 miliar. Tetapi jika pandemi berlanjut sampai akhir tahun, rencana investasi senilai USD3,7 miliar akan bergeser ke tahun 2021," tandasnya.
Irwandy menuturkan, pembangunan fasilitas pemurnian mineral juga akan tertunda sampai akhir tahun 2022 apabila pandemi Covid-19 berakhir pada pertengahan tahun 2020. Namun jika pandemi Covid-19 berlangsung sampai akhir tahun 2020, maka pembangunan fasilitas pemurnian akan tertunda sampai tahun 2023.
"Jika pandemi selesai pada pertengahan tahun, maka investasi pembangunan fasilitas pemurnian diperkirakan hanya akan terealisasi 50% dari rencana, yaitu sebesar USD1,9 miliar. Tetapi jika pandemi berlanjut sampai akhir tahun, rencana investasi senilai USD3,7 miliar akan bergeser ke tahun 2021," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :