Rusia Bakal 'Kubur' Pipa Gas Nord Stream Usai Ledakan Misterius

Senin, 06 Maret 2023 - 11:28 WIB
loading...
A A A
Sementara itu investigasi yang dilakukan oleh Denmark, Jerman dan Swedia belum selesai. Nord Stream 1 sejauh ini tetap menganggur sejak akhir Agustus 2022 usai ditutup untuk pemeliharaan, tetapi tidak pernah dimulai kembali karena Rusia dan Barat berdebat tentang servis turbin pompa di tengah sanksi Barat.

Di sisi lain Nord Stream 2 sudah selesai pada September 2021 tetapi belum beroperasi, seiring meningkatnya ketegangan dengan Rusia dan adanya masalah karena regulator Jerman menolak untuk mengesahkannya. Berlin kemudian membekukan proyek itu beberapa hari sebelum Moskow mengirim angkatan bersenjatanya ke Ukraina pada 24 Februari tahun lalu.

Presiden Rusia, Vladimir Putin telah mengusulkan penggunaan jaringan Nord Stream 2 yang tidak rusak untuk memompa gas. Tetapi Jerman yang ingin mengakhiri ketergantungannya pada Rusia, menolak gagasan itu. Polandia juga telah berhenti membeli gas Rusia.

Rusia saat ini hanya mengekspor sekitar 40 juta meter kubik per hari gas pipa ke Eropa, melalui Sudzha di perbatasan antara Ukraina dan Slovakia.

Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan pada hari Jumat bahwa Moskow, berencana mendirikan pusat gas di Turki untuk menggantikan rute Baltik, tidak akan lagi bergantung pada Barat sebagai mitra energi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Rekomendasi
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
Betrand Peto Akui Tak...
Betrand Peto Akui Tak Tahu Ada Petisi Boikot Sarwendah, Fokus Garap Lagu Baru
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Berita Terkini
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved